Kontingen Indonesia untuk olimpiade dikukuhkan

Atlet Indonesia Hak atas foto bbc
Image caption Atlet renang dan panahan Indonesia membacakan kebulatan tekad atlet.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Mallarangeng, bersama Ketua Komite Olimpiade Indonesia, Rita Subowo, mengukuhkan kontingen Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade London.

Kontingen Indonesia yang akan berangkat pada 23 Juli mendatang itu terdiri atas 21 atlet dan 21 official yang akan berlaga di tujuh cabang olahraga.

Upacara pengukuhan diwarnai pembacaan kebulatan tekad atlet serta prosesi penghormatan dan penciuman bendera merah putih.

Atlet renang, I Gede Siman Sidartawa, dan atlet panahan, Ika Yuliana, mewakili para atlet Indonesia membacakan kebulatan tekad atlet dalam upacara ini.

Sementara Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng meminta para atlet untuk mempertahankan tradisi emas.

"Pesan saya, kibarkan bendera merah putih di London. Sebab selama ini merah putih selalu berkibar di olimpiade," ujar Andi.

Andi menambahkan meski jumlah kontingen Indonesia terbilang kecil namun bukan tidak mungkin bisa meraih prestasi terbaik di London.

"Kontingen kita memang lebih kecil. Tapi, jika pantang menyerah, prestasi bisa tercapai. Untuk masyarakat, mari kita dukung para atlet agar bisa berprestasi. Selamat jalan dan selamat bertanding," kata Menpora.

Lebih sedikit

Jumlah kontingen Indonesia dalam Olimpiade London lebih sedikit dibandingkan dengan kontingen yang berlaga empat tahun lalu di Beijing.

Saat itu Indonesia mengirimkan 24 atlet dan berhasil meraih satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu.

Di dalam kontingan Indonesia kali ini terdapat nama-nama atlet veteran, antara lain peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 Taufik Hidayat

Selain itu nama peraih perak Olimpiade Beijing 2008, Liliyana Natsir, yang saat itu berpasangan dengan Nova Widianto, juga masuk rombongan.

Kali ini, Liliyana akan berduet dengan pasangannya ketika meraih gelar All England, Tontowi Ahmad.

Dari ke-21 atlet Indonesia yang akan berlaga di London, enam di antaranya tidak bisa hadir dalam upacara pengukuhan kontingen.

Mereka adalah enam atlet angkat besi yang mengikuti pelatnas di Korea Selatan dan akan langsung bertolak ke London pada 16 Juli.

Berita terkait