Rasisme, 'masalah' di sepakbola Inggris

Terbaru  19 September 2012 - 19:10 WIB
racism

Aksi rasisme yang dilakukan pendukung Kroasia dalam Piala Eropa di Ukraina

Rasisme menjadi "masalah signifikan" dalam sepakbola Inggris meski sudah ada sejumlah kemajuan dalam beberapa tahun terakhir, menurut laporan komite parlemen Inggris.

Pemerintah Inggris juga mengatakan bahwa homofobia kini menjadi salah satu bentuk diskriminasi terbanyak.

Laporan itu adalah reaksi atas "kekhawatiran panjang" menyusul kasus yang melibatkan Patrice Evra-Luis Suarez dan John Terry.

Anggota Parlemen John Whittingdale yang mengepalai penyelidikan itu mengatakan, "Insiden-insiden pelecehan rasisme di Inggris menegaskan adanya masalah yang signifikan."

Desember lalu, Suarez dari Liverpool dikenakan larangan delapan kali bertanding dan denda £40.000 (Rp618 juta) oleh Asosiasi Sepakbola Inggris setelah dinyatakan bersalah karena melakukan pelecehan rasisme terhadap Evra.

Di luar Inggris, pada ajang Piala Eropa 2012, Federasi Sepakbola Kroasia didenda 80.000 euro (Rp993 juta) setelah para pendukung Kroasia meneriakkan ejekan-ejekan bernada rasis pada penyerang Mario Balotelli.

Laporan komite Budaya, Media dan Olahraga mengatakan bahwa perilaku dan atmosfer di berbagai pertandingan sepakbola telah "sangat berubah" sejak 1970 dan 80an "ketika rasisme dan bentuk-bentuk pelecehan lainnya adalah hal yang biasa."

Laporan itu juga memasukan sejumlah inisiatif dan amal seperti Show Racism Red Card (Tunjukkan Kartu Merah pada Rasisme) untuk mengurangi tindakan semacam itu di jalan raya, di lapangan dan online, tetapi masih banyak hal yang harus dilakukan.

"Ketika tingkat kemajuan dalam mengurangi pelecehan rasisme di Inggris menunjukkan hasil positif, masih ada banyak hal yang harus dan bisa dilakukan," kata Whittingdale.

"Kami yakin bahwa ini adalah tanggung jawab FA untuk memimpin dan memberikan contoh untuk semua orang, dari otoritas sepakbola di semua tingkat hingga kelompok akar rumput."

Dalam pernyataan bersama, FA, Liga Primer dan Liga Sepakbola mengakui pentingnya membahas diskriminasi dalam sepakbola.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.