Persewangi upayakan tunggakan gaji pemain Prancis

Gawang
Image caption Persewangi mengatakan belum dapat dipastikan kapan masalah tunggakan dapat selesai.

Persewangi Banyuwangi menyatakan tengah mengupayakan sisa tunggakan gaji sebesar Rp100 juta atas pemain asal Prancis Moukwelle Ebanga Sylvain.

Manajer Persewangi Nanang Nur Ahmadi mengatakan pihaknya telah melakukan rapat dengan PSSI untuk mengupayakan pembayaran tunggakan gaji sembilan bulan yang secara keseluruhan berjumlah Rp237 juta.

Sebelumnya, persatuan pemain sepak bola profesional FIFPro mendesak PSSI agar bertanggung jawab dan bertindak cepat menangani masalah ini.

FIFPro mengatakan striker asal Prancis ini telah sepakat untuk mengurangi gajinya namun masih belum ada penyelesaian.

"Ini karena tidak ada uang. PSSI telah membantu Rp50 juta dan sisanya Rp100 juta yang kami upayakan," kata Nanang kepada BBC Indonesia.

"Intinya Mouk (Moukwelle) mau dibayar Rp100 juta dan mau pulang," tambahnya.

Sempat sakit

FIFPro memprihatinkan masalah yang terjadi beberapa minggu setelah " meninggalnya Diego Mendieta, dan kami diberitahu bahwa pemain lain di Indonesia sakit parah dan menanti pembayaran gajinya".

Namun Nanang menyatakan belum mengetahui dapat menyelesaikan masalah yang menempa klub di bawah Liga Prima Indonesia (IPL) ini.

"Kami sudah rapat di daerah, PSSI, KONI dan kekurangannya (pembayaran gaji Moukwelle) urunan. Namun sampai saat ini belum ada uang jadi belum terbayarkan. Memang susah cari uang sekarang," tambah Nanang.

Moukwelle sempat sakit tipus namun Nanang mengatakan ia sudah baik dan menantikan pembayaran gaji.

Berita terkait