Madrid siap hadapi lawan di semifinal

mourinho

Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengatakan timnya tidak takut dengan siapa pun lawan mereka di semi final Liga Champions menjelang pengundian yang akan berlangsung hari Jumat (12/4).

Real Madrid menang secara agregat atas Galatasaray dengan hasil 5-3 di perempat final dan bisa bertemu Barcelona, Borussia Dortmund, Paris St-Germain, Bayern Munich atau Juventus di laga berikutnya.

Real lolos meski dalam pertandingan dinihari tadi harus mengakui keunggulan Galatasaray 2-3 di Istanbul.

Mereka mengawali pertandingan yang berlangsung hari Selasa dengan advantage 3-0 dari pertandingan kandang dan langsung memimpin dengan gol tandang Cristiano Ronaldo.

Hal itu membuat Galatasaray membutuhkan lima gol untuk mengalahkan juara Eropa sembilan kali tersebut dan lolos ke semi final untuk pertama kalinya dalam 24 tahun.

Gol Emmanuel Eboue menyamakan kedudukan, sebelum serangan Wesley Sneijder dan tendangan tumit Didier Drogba Real larut dalam kegembiraan.

Tetapi gol kedua Ronaldo pada perpanjangan waktu, yang merupakan gol ke-46 nya dalam 45 pertandingan musim ini, mengakhiri perlawanan tim tuan rumah

"Kami tidak tahu akan melawan siapa tapi kami tahu pertandingan itu akan berat," kata Mourinho.

"Tetapi sekarang waktunya kami bersenang-senang dan tidak gugup atau takut."

Selain Madrid, Borusia Dortmund adalah tim yang juga telah memastikan diri melaju ke empat besar.

Dua tempat tersisa akan diperebutkan oleh Barcelona, PSG, Juventus dan Bayern Munich dalam pertandingan yang akan berlangsung dinihari nanti.

'Tidak gugup'

"Saya tidak gugup karena saya tidak punya waktu untuk itu," kata Mourinho.

"Saya duduk di bench jadi saya tak punya waktu untuk berpikir atau merasa gugup. Para pemain bermental kuat. Mereka tidak bermain melawan 11 orang, mereka bermain melawan 50.000 orang dan itu berat bagi kami."

"Ini adalah pertandingan dimana anda bisa kehilangan segalanya dan tidak memenangi apa-apa."

Pelatih Galatasaray Fatih Terim mengakui ia mulai "bermimpi" akan perlawanan yang luar biasa setelah gol Drogba.

"Mungkin kita tidak bisa menyingkirkan Real Madrid dari kompetisi ini tetapi saya pikir kami layak mendapatkan rasa hormat dari seluruh dunia," kata dia.

"Diskusi paruh waktu kami adalah tentang keinginan kami untuk tidak kalah dan itu memberi kami kemenangan. Kami harus tetap berdiri dengan kepala tegak."

"Saya harap Real Madrid menjuarai Liga Champions agar kami bisa bilang bahwa kami kalah dari sang juara."

Berita terkait