Persiapan molor, FIFA ultimatum Brasil

Pembangunan stadion di Curitiba Hak atas foto AP
Image caption Panitia mengakui pembangunan stadion di Curitiba sulit dirampungkan tepat waktu.

Sekjen FIFA, Jerome Valcke, mengultimatum salah satu kota penyelenggara Piala Dunia tahun ini di Brasil agar segera menyelesaikan pembangunan stadion.

Kalau dalam empat pekan stadion Arena da Baixada di kota Curitiba tidak selesai, kota ini akan dicoret dari daftar penyelenggara Piala Dunia.

Setelah mengunjungi Curitiba, Valcke menggambarkan pembangunan stadion dalam 'keadaan kritis'.

"Jujur saja, situasinya sama sekali tidak ideal. Pembangunannya molor dari jadwal. Sangat molor," kata Valcke.

Persiapan penyelenggaraan Piala Dunia 2014 di Brasil hanya tersisa kurang dari lima bulan, namun penyelesaian stadion di Curitiba tertinggal jauh dari jadwal yang ditetapkan.

Paniti lokal di Brasil bahkan sudah mengakui sulit menyelesaikan stadion sebelum pertandingan pertama di stadion ini pada 16 Juni.

Arena da Baixada adalah satu dari enam stadion di Brasil yang tidak bisa diselesaikan tepat waktu.

Persoalan ini diperkirakan akan menjadi salah satu agenda pembicaraan pertemuan antara petinggi FIFA dan Presiden Brasil, Dilma Rousseff, di Zurich, Swiss, hari Kamis (23/01).

FIFA sudah membentuk tim baru untuk memastikan tidak ada lagi kendala teknis dalam menyiapkan stadion-stadion baru untuk menggelar Piala Dunia tahun ini.

Selain itu panitia lokal juga menambah jumlah pekerja untuk mempercepat penyelesaikan pembangunan stadion.

Berita terkait