Ratusan ribu petugas amankan Piala Dunia

world_cup_security Hak atas foto AP
Image caption Sekitar 30.000 anggota AL Brasil terlibat pengamanan

Brasil mengumumkan peningkatan keamanan dengan menambah sekitar 70.000 petugas polisi untuk Piala Dunia tahun ini.

170.000 orang diperkirakan akan dikerahkan untuk menjamin keamanan di 12 kota tuan rumah.

Pada hari Rabu, Presiden Dilma Rousseff mengatakan angkatan bersenjata juga akan dilibatkan jika diperlukan.

Sejak Juni lalu, pengunjuk rasa telah menggelar sejumlah pawai di jalan, dengan berbagai tindak kekerasan yang meningkatkan kekhawatiran tentang keamanan di turnamen.

Awal bulan ini, seorang juru kamera meninggal setelah terkena kembang api yang diduga diluncurkan oleh pengunjuk rasa.

Pada bulan Januari, panitia menyarankan petugas keamanan turnamen berjumlah 100.000 orang.

Tetapi pada seminar keamanan hari Kamis, panitia mengatakan angka ini harus ditingkatkan.

"Kami punya banyak kekhawatiran, ini bukanlah protes yang demokratis, melainkan kekerasan. Kami berkomitmen untuk mencegah kekerasan selama aksi protes," kata seorang pejabat Kementerian Kehakiman, Andrei Rodrigues, kepada wartawan.

Image caption Petugas juga dilatih untuk melumpuhkan 'kapal perusuh'

Optimis aman

Sekitar 150.000 personel berasal dari angkatan bersenjata dan polisi.

20.000 petugas keamanan tambahan akan dilatih untuk bekerja dalam 12 stadion turnamen, kata penyelenggara.

Juga pada hari Kamis, Brasil melakukan latihan angkatan laut pertama menjelang persiapan menjelang Piala Dunia.

Sekitar 30.000 orang, di lebih dari 60 kapal dan 15 pesawat ambil bagian dalam operasi ini.

Direktur keamanan FIFA, Ralf Mutschke, mengatakan ia yakin Brasil akan menjadi tuan rumah turnamen yang aman.

"Tim yakin akan jaminan keamanan yang tinggi," kata Mutschke pada penutupan lokakarya keamanan bagi para pejabat dari 32 tim yang akan bersaing di Brasil.

Brasil melihat gelombang besar protes pada bulan Juni, ketika negara itu menjadi tuan rumah sepak bola Piala Konfederasi.

Berita terkait