Bertanding saat libur Natal, Van Gaal soroti dampaknya

Hak atas foto PA
Image caption Keluarga pemain akan terdampak jika klub bertanding saat libur Natal, kata Van Gaal.

Manajer Manchester United, Louis van Gaal, menyoroti dampak yang ditimbulkan terhadap keluarga pemain ketika klub-klub Liga Primer bertanding pada masa libur Natal.

Mantan pelatih Ajax, FC Barcelona, Bayern Muenchen, dan tim nasional Belanda itu mengaku paham akan konsekuensi berlaga di Liga Primer saat memutuskan bergabung bersama ‘Setan Merah’—julukan Manchester United.

Jadwal pertandingan yang padat, meliputi empat laga dalam sembilan hari pada masa liburan Natal, merupakan salah satu konsekuensinya.

“Saya ingin bekerja di Liga Primer, sehingga saya harus beradaptasi dan akan beradaptasi. Namun, kami punya keluarga. Saya punya istri, anak-anak, dan cucu yang tidak bisa saya temui pada Natal kali ini. Saya pikir itu tidak baik. Saya pikir itu tidak baik untuk para pemain dan keluarga mereka,” kata Van Gaal.

Manchester United akan menghadapi Newcastle United pada Boxing Day atau 26 Desember mendatang.

Dua hari kemudian, Wayne Rooney dan kawan-kawan akan bertandang ke markas Tottenham Hostpur.

Selanjutnya, mereka sudah harus siap bertanding menghadapi Stoke City pada Tahun Baru dan laga Piala FA dua hari berselang.

Soal anggapan bahwa timnya diuntungkan karena tidak bertanding di Liga Champions sehingga bisa berkonsentrasi penuh di liga domestik, Van Gaal menepisnya.

“Saya pikir bukan begitu. Ketika Anda ditantang sepanjang musim, Anda akan semakin baik. Kami harus berlatih untuk menjadi lebih baik. Dengan melawan tim-tim top, jalannya akan semakin sulit,” kata Van Gaal.

Berita terkait