Van Gaal tanggapi dingin kompleks latihan City

Hak atas foto PA
Image caption Van Gaal menekankan pentingnya filosofi, staf pelatih, dan talenta muda sebuah klub sepak bola.

Manajer Manchester United, Louis van Gaal, mengaku tidak khawatir dengan kompleks latihan baru yang dimiliki Manchester City. Menurutnya, gedung tidak penting.

“Gedung tidak begitu penting, akomodasi tidak begitu penting. Yang penting adalah filosofi dan staf (pelatih). Lalu, tentu kemudian talentanya,” kata Van Gaal.

Komentar mantan pelatih timnas Belanda itu mengemuka setelah rival MU, Manchester City, meresmikan kompleks latihan baru seharga £200 juta atau setara dengan Rp3,9 triliun.

Kompleks yang terhubung dengan Stadion Etihad itu mencakup stadion berkapasitas 7.000 kursi, 16 lapangan sepak bola, hotel, dan pusat rehabilitasi untuk memulihkan pemain yang cedera.

Skuad utama The Citizens—julukan Manchester City—akan bermarkas di kompleks tersebut. Begitu pula dengan skuad muda klub itu.

Patrick Vieira, mantan pemain Arsenal yang kini memimpin tim cadangan Manchester City, mengatakan kompleks latihan baru itu membuat talenta-talenta muda Kota Manchester dapat menentukan arah masa depan mereka dengan mudah.

Hal yang sama juga disuarakan legenda Manchester United, Paul Scholes.

Dalam tulisannya pada harian The Independent edisi Jumat (12/12), Scholes mengutarakan kekhawatirannya bahwa pemain-pemain muda akan cenderung memilih bergabung dengan City ketimbang MU.

Berita terkait