Api Olimpiade sudah dinyalakan di Olympia

Katerina Lehou Hak atas foto AP
Image caption Katerina Lehou meneruskan api kepada Eleftherios Petrounias.

Api Olimpiade Brasil 2016 sudah dinyalakan di Yunani selatan dengan menggunakan sinar matahari.

Ritual ini sudah dilakukan sejak Olimpiade Berlin 80 tahun lalu, dengan upacara di Olympia, tempat penyelenggaraan Olimpiade lebih dari 1.000 tahun lalu.

Dari Yunani obor akan dibawa berkeliling ke beberapa negara secara estafet oleh sekitar 12.000 pelari internasional untuk acara pembukaan di Rio de Janeiro pada 5 Agustus mendatang.

Bintang terkenal Yunani, Katerina Lehou, mendapat kehormatan untuk menyalakan api dengan aksi berdoa kepada Apollo -Dewa Yunani untuk cahaya dan musik- pada upacara Kamis 21 April.

Hak atas foto AP
Image caption Ritual di Olympia dilaksanakan sejak Olimpiade Berlin 80 tahun lalu.

Dengan mengenakan jubah panjang, dia menyalakan api selama beberapa detik dengan menggunakan kaca pembesar untuk menangkap sinar matahari.

Dia kemudian menyerahkan obor kepada juara senam dunia asal Yunani, Eleftherios Petrounias, yang mendapat giliran pertama untuk membawanya.

Hak atas foto AFP
Image caption Ketua Pelaksana Olimpiade Brasil mengharapkan obor akan mempersatukan Brasil.

Ketua Pelaksana Olimpiade Brasil, Carlos Nuzman, mengatakan Olimpiade akan menyatukan Brasil yang sedang dilanda krisis ekonomi dan politik.

"Penyalaan obor membawa pesan yang bisa dan akan mempersatukan Brasil, sebuah negara yang menderita lebih banyak dari yang selayaknya dalam menuju masa depan yang lebih cerah."

Presiden Brasil, Dilma Rousseff, terpaksa membatalkan kunjungan ke Olympia karena sedang menghadapi proses pemakzulan atau penuntutan mundur di Kongres.

Berita terkait