Neymar menghadapi tuduhan penipuan di Spanyol

Neymar Hak atas foto AFP
Image caption Nilai transfer Neymar dari Santos ke Barcelona yang menjadi sumber tuduhan.

Jaksa penuntut di Spanyol sudah meminta agar bintang sepak bola Brasil dan Barcelona, Neymar, diadili karena tuduhan penipuan.

Dia dan ayahnya dituduh menyembunyikan nilai sebenarnya dalam transfer dari Santos ke Barcelona.

Sebuah perusahaan investasi Brasil, DIS, yang memegang 40% hak komersial olah raga Neymar menduga bahwa nilainya diturunkan.

Dalam sebuah wawancsara pada bulan Februari, pemain berusia 24 tahun tersebut, membantah melakukan kesalahan.

"Sebelum mengatakan omong kosong -bahwa kami menyembuyikan ini atau menyembunyikan itu- seharusnya mereka membuktikannya," kata Neymar dalam wawancara dengan stasiun TV O Globo.

Hak atas foto none
Image caption Neymar juga menghadapi penyelidikan penggelapan pajak di Brasil.

Barcelona membayar 57 juta euro atau sekitar Rp860 miliar tahun 2013, dengan 40 juta euro kepada orang tuanya -Neymar da Silvas Santos dan Nadine Goncalves da Silva Santos- sementara 17 juta euro lagi untuk klub Santos.

Namun pihak penyidik mengatakan nilai transfer mendekati 83 juta euro dan Barcelona menyembunyikan sebagian kesepakatan tersebut. Klub juara La Liga musim 2015-2016 ini juga sudah membantah melakukan kesalahan.

Adapun DIS -sebagai pihak ketiga dalam transfer- menduga dirugikan akibat 'ketidakbenaran' dalam nilai transfer ketika mereka mendapat 6,8 juta euro dari jumlah yang diterima Santos karena berpendapat nilai sebenarnya diturunkan.

Nyemar dan ayahnya juga sedang menghadapi tuduhan lain, yaitu mengelabui kantor pajak Spanyol sementara di Brasil Neymar menghadapi penyelidikan penggelapan pajak.

Dia membantah semua tuduhan tersebut.

Berita terkait