Inggris dan Rusia diancam dikeluarkan dari Piala Eropa

Kerusuhan di stadion Hak atas foto PA
Image caption Kerusuhan antara suporter Rusia dan Inggris terjadi usai pertandingan di Stade Velodrome.

Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) memperingatkan kepada tim nasional Inggris dan tim nasional Rusia bahwa mereka mungkin akan dikeluarkan dari turnamen Piala Eropa 2016 jika pendukung mereka kembali melakukan kekerasan.

UEFA menyatakan "benar-benar jijik" atas bentrokan antara pendukung kedua tim dalam pertandingan di kota Marseille, Prancis, pada Sabtu (11/06). Oleh karenanya, UEFA menyatakan sudah meminta asosiasi sepak bola kedua negara untuk mengimbau para pendukung agar tertib dan tidak membuat kerusuhan lagi.

Ditambahkan oleh UEFA, kini keamanan akan diperketat lagi dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Tawuran terjadi setelah suporter Rusia tampaknya menyerang terlebih dulu di lokasi pendukung Inggris setelah pertandingan berakhir seri 1-1 di ajang Piala Eropa 2016.

Hak atas foto EPA
Image caption Sejumlah pendukung Inggris dirawat di rumah sakit di Prancis setelah serangkaian bentrokan.

Penyelidikan disipliner dilaporkan telah dimulai terhadap Rusia menyusul peristiwa itu. Dakwaan terhadap Rusia meliputi gangguan penonton, tindakan rasis dan menyalakan kembang api. Sanksi dijadwalkan akan ditetapkan dalam pertemuan UEFA pada Selasa (14/06).

Sejauh ini belum ada penyelidikan terhadap Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Sementara itu Persatuan Sepak Bola Rusia telah mengimbau para pendukung Rusia untuk menjaga diri dalam ajang Piala Eropa, jika tidak, Rusia terancam dicoret dari putaran final ini.

Berita terkait