Arsene Wenger mengaku takut pensiun dari Arsenal

Arsene Wenger Hak atas foto Reuters
Image caption Arsene Wenger melatih Arsenal sejak 1996 dan dikenal sebagai manajer paling sukses di klub tersebut.

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, mengaku takut pensiun dari sepak bola dan tak yakin apakah bisa mengikuti jejak Sir Alex Ferguson yang mundur dari Manchester United 'nyaris tanpa gejolak'.

"Jujur saja, sepak bola adalah bagian dari kehidupan saya. Saya takut menghadapi hari pensiun, semakin lama semakin sulit rasanya," kata Wenger dalam wawancara untuk buku berjudul Game Changer.

Kutipan wawancara ini dimuat surat kabar Inggris, The Guardian, edisi Senin (08/08).

"Setelah Sir Alex mundur, kami bermain di kandang Manchester United dan setelah pertandingan saya menerima pesan darinya, apakah saya ada waktu bertemu dengannya," ungkap Wenger.

Dalam kesempatan tersebut ia bertanya ke Ferguson apakah merindukan masa-masa menjadi manajer dan Ferguson menjawab tidak.

"Saya tak paham (dengan jawaban Ferguson). Mundur dari sepak bola seperti memasuki kehidupan yang hampa," kata Wenger.

Wenger menjadi manajer Arsenal sejak 1996 dan tercatat sebagai manajer terlama dan paling sukses di klub yang bermarkas di London utara ini.

Pernyataan Wenger ini dinilai sebagai isyarat bahwa pelatih asal Prancis ini belum akan pensiun dari Arsenal dalam waktu dekat.

Kontraknya dengan Arsenal akan selesai pada akhir musim 2016-2017. Namun sejumlah pendukung secara terbuka tak setuju dengan kebijakan Wenger dan mereka menilai sudah saat Arsenal mencari manajer baru.

Terakhir kali Arsenal menjuarai Liga Primer pada 2004 dan tekanan bagi Wenger untuk kembali menjuarai liga Inggris makin besar dalam beberapa musim terakhir.

Berita terkait