Reynhard Sinaga

  1. Reynhard Sinaga

    Mahkamah Banding Inggris menetapkan hukuman seumur hidup terhadap Reynhard Sinaga diperberat dengan minimum 40 tahun sebelum dapat mengajukan permintaan pembebasan. Polisi menyebut korban Reynhard bertambah dan menjadi total 206 orang.

    Baca lebih lanjut
    next
  2. Endang Nurdin

    BBC News Indonesia

    Reynhard Sinaga

    Reynhard Sinaga, terpidana kasus perkosaan paling parah dalam sejarah hukum Inggris, 'tidak boleh dibebaskan karena skala kejahatan yang begitu parah', kata jaksa dari Kejaksaan Agung yang mengajukan banding agar hukuman seumur hidup diperberat.

    Baca lebih lanjut
    next
  3. Mohamad Susilo dan Endang Nurdin

    BBC News Indonesia

    Reynhard Sinaga

    Proses hukum dan pengadilan Reynhard Sinaga berlangsung selama kurang lebih 2,5 tahun dan selama periode ini media tak boleh memberitakannya. Mengapa proses hukum kasus Reynhard 'harus ditutupi'?

    Baca lebih lanjut
    next
  4. Raja Eben Lumbanrau

    BBC News Indonesia

    Pengadilan Manchester Inggris memvonis Reynhard Sinaga seumur hidup atas tindak perkosaan terhadap 48 orang, kasus terbesar dalam sejarah hukum Inggris.

    Pengadilan dan media massa Inggris bekerja sama menjaga kerahasiaan proses hukum Reynhard Sinaga hingga 2,5 tahun demi menciptakan peradilan yang adil, namun setelah putusan, media di Indonesia disebut mengeksploitasi kehidupan orangtua Reynhard.

    Baca lebih lanjut
    next
  5. Endang Nurdin

    BBC News Indonesia

    Reynhard Sinaga

    Meliput dan menyusun laporan khusus tentang Reyhnard Sinaga merupakan pengalaman luar biasa bagi kami semua, dalam kerja tim, sambil tetap mempertahankan kisi-kisi legal dan kebijakan editorial BBC.

    Baca lebih lanjut
    next
  6. Jim Farthing and Christian Hewgill

    Newsbeat reporters

    Reynhard Sinaga and Lisa Waters

    Tidak ada satu pun dari para korban yang bereaksi dengan cara yang sama, menurut Lisa Waters, yang membantu polisi memberi tahu korban pemerkosaan bahwa mereka telah dianiaya.

    Baca lebih lanjut
    next