Pekerja migran

  1. covid-19

    Pemerintah Indonesia didesak untuk mengaudit seluruh laboratorium yang melakukan pengetesan PCR Covid-19 menyusul pernyataan pemerintah Taiwan yang menyebut hasil tes virus corona di Indonesia kurang akurat sehingga melarang pekerja migran masuk ke negara tersebut tanpa batas waktu.

    Baca lebih lanjut
    next
  2. Adelina, TKI di Malaysia

    Pemerintah Indonesia mengatakan akan terus mengupayakan keadilan untuk Adelina setelah Pengadilan Banding Malaysia membebaskan majikan perempuan yang diduga menyiksa tenaga kerja Indonesia itu sampai meninggal.

    Baca lebih lanjut
    next
  3. malaysia

    Lembaga pemerhati hak pekerja migran meminta pemerintah Indonesia mencarikan jalan keluar bagi puluhan ribu pekerja migran asal Indonesia yang tidak bisa bekerja ke Malaysia setelah pemerintah Malaysia menutup perbatasannya bagi WNI di tengah pandemi Covid-19.

    Baca lebih lanjut
    next
  4. Resty Woro Yuniar

    BBC News Indonesia

    Rohingya Aceh

    Sebanyak dua dari hampir 300 orang Rohingya yang mendarat di Aceh meninggal dunia. Sementara itu, Indonesia mendesak agar Myanmar, dengan bantuan negara ASEAN, dapat menyelesaikan akar permasalahan dengan tujuan agar repatriasi komunitas Rohingya dapat dilakukan secara sukarela.

    Baca lebih lanjut
    next
  5. Resty Woro Yuniar

    BBC News Indonesia

    malaysia

    Malaysia melarang masuk pemegang visa jangka panjang dari Indonesia, India, dan Filipina karena kenaikan penyebaran Covid-19 di masing-masing negara tersebut. Aturan ini akan melemahkan usaha para agen pekerja migran dan membuat TKI Indonesia tidak bisa kembali bekerja di sana.

    Baca lebih lanjut
    next
  6. Liza Tambunan

    BBC News Indonesia

    Tenaga kerja

    Kementerian Ketenagakerjaan menyatakan tengah menunggu kesiapan pihak-pihak yang terlibat dalam pengiriman lebih dari 88.700 tenaga kerja migran yang siap berangkat ke 13 negara tujuan. Namun, dari jumlah ini, tidak termasuk ratusan ribu tenaga kerja yang dipulangkan karena pandemi virus corona.

    Baca lebih lanjut
    next