Membeli mobil koruptor menguntungkan, atau justru buntung?

lelang KPK

Ditawarkan dengan harga miring, deretan mobil mewah bekas koruptor rata-rata terjual di atas harga pasaran. Sejumlah warga justru gagal mendapat mobil mewah harga murah.

''Tadi pengen murah, ternyata enggak juga,'' keluh Agus, warga Jakarta yang memenangkan lelang mobil Honda CRV transmisi otomatis keluaran 2008, bekas koruptor proyek Dermaga Bongkar Sabang, Heru Sulaksono.

''Kemahalan. Seharusnya Rp150 jutaan, saya bayarnya Rp166 juta,'' kata Agus. Belum lagi biaya pembuatan surat-surat, sebab mobil tersebut tidak punya BPKB. Dan Agus pun harus melunasi pajak yang tertunggak.

''Secara umum tinggi ya harganya, sempat ada yang (terjual) sampai Rp400 juta.''

Sebanyak 22 barang bekas koruptor berupa ponsel, koper mewah, dan mobil ditawarkan Komisi Pemberantasan Korupsi dalam lelang yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Jumat (22/9) siang, seperti dilaporkan wartawan BBC Indonesia, Clara Rondonuwu.

_____________________________________________________________________

Beberapa mantan pemilik barang lelang

  • Lima mobil bekas terpidana korupsi Dermaga Bongkar Sabang, Heru Sulaksono
  • Dua mobil mewah milik terpidana korupsi Raperda reklamasi Jakarta, M Sanusi
  • Empat mobil dan satu motor bekas terpidana korupsi suap gas alam mantan Bupati Bangkalan, Fuad Amin
  • Empat mobil mewah Irjen Pol Djoko Susilo, yang terlibat korupsi simulator SIM
  • Satu mobil mantan Bupati Garut, Agus Supriadi, yang tersangkut korupsi dana APBD

______________________________________________________________________

Dari 22 barang yang dilelang, termasuk mobil-mobil keluaran antara tahun 2004 dan 2015, bisa terjual 21. Lelang menyisakan mobil sport buatan Jaguar, bekas tunggangan politisi Gerindra M Sanusi -koruptor reklamasi pantai Jakarta.

"Peserta lelang juga harus pandai, jadi dia punya prediksi berapa harga yang pantas. Ini kan barang rasional, bukan barang seni. Kalau barang seni kan harga rasa,'' kata Jaksa KPK, Leo Manalu, menjawab komentar soal harga yang tidak lagi murah.

Menurut Leo, peserta lelang seharusnya sudah punya pembanding dan mempelajari harga pasaran, sebelum terjun dalam lelang.

Menjual barang rampasan dari koruptor di lelang terbuka seperti ini, kata Leo, baru pertama kali dilakukan oleh KPK. Antusiasme warga cukup tinggi. Total ada 595 penawar yang memburu mobil sitaan bekas koruptor.

Image caption Panitia memproses data pemenang lelang.

''(Lelang) online biasa gak seramai ini, paling di satu barang mungkin peserta hanya 5-6. Paling dua kali bid sudah selesai. Tadi kita perhatikan sampai ramai banget. Harga juga naik jadi tiga kali lipat,'' ujarnya.

"Tadi dibilang terlalu mahal, nyatanya dibuka Rp60 juta laku Rp180 juta.''

Dari target indikatif KPK sebesar Rp2.196.050.000 -dikurangi mobil Jaguar yang dirampas negara dari koruptor M Sanusi, penawaran yang masuk sebesar Rp3.481.500.000 atau lebih tinggi 62%.

Untuk mobil Jaguar yang belum terjual, menurut Leo KPK akan melelangnya dalam waktu dua tiga bulan ke depan. ''Sitaan yang belum dilelang masih banyak,'' kata dia.

Berita terkait