Polisi penuhi 'tantangan donat' di Facebook, buronan serahkan diri

Michael Zaydel walking into the police station Hak atas foto Redford Township Department
Image caption Michael Zaydel datang menyerahkan diri ke kantor polisi.

Seorang buronan di AS menyerahkan diri setelah polisi memenuhi tantangan jumlah 'share' yang dilontarkannya di akun Facebook.

Dalam tantangannya, Michael Zaydel, yang lama dicari, berjanji akan menyerahkan diri dan mentraktir donat untuk para petugas polisi di kota Redford jika sebuah unggahan Facebook kepolisian kota itu dibagikan 1.000 kali oleh para pengguna lain.

Kepolisian ternyata berhasil memenuhi tantangan itu dalam waktu kurang dari sejam.

Pemuda berumur 21 tahun itu pun menyerahkan diri dan kini menjalani hukuman penjara delapan pekan untuk pidana menyetir dalam keadaan mabuk dan melakukan serangan fisik.

Seorang perwira polisi, Jennifer Mansfield mengatakan kepada BBC: "Kami sangat aktif dengan media sosial di komunitas kami. Dan Zaydel cukup lama mengejek kami di laman medsos kami," katanya

"Dia pada dasarnya membuat keributan di media sosial kami, dengan mengancam untuk mengganggu anak-anak terkait permen Halloween mereka, dan mengungkapkan bagaimana kejengkelannya terhadap penegakan hukum."

Hak atas foto Alamy
Image caption Dua petugas polisi Redford: Duane Gregg dan Jennifer Mansfield.

Dalam pertukaran pesan di Facebook, Michael Zaydel menggunakan nama samaran Champagne Torino, namun para petugas segera mengetahui bahwa ia adalah Zaydel.

Dikatakan oleh Jeniffer Mansfield dari kepolisian: "Dia menantang kami untuk mendapatkan 1000 share untuk posting kami berikutnya. Kami menerima tantangan itu."

"Dalam kurang dari sejam posting kami dibagikan 1.000 kali. Para penggunanya dari berbagai penjuru dunia."

Hak atas foto Redford Township Police Department

Dalam sebuah unggahannya, Michael Zaydel menantang polisi Redford: "Jika posting Anda berikutnya dibagikan 1000 kali, saya akan menyerahkan diri bersama selusin donat. Itu janji saya. Lalu saya akan memungut setiap sampah di sekitar sekolah-sekolah negeri Anda. Kita lihat apakah Anda bisa memenuhi tantangan ini."

Sedangkan bagi polisi yang tak suka donat, ia menjanjikan untuk membawa bagel.

Kepolisian Redford pun membalas, dengan judul 'Tantangan Diterima.'

Sembari memapar lagi tantangan itu di postingnya, kepolisan menekankan janji Zaye soal donat. "Donat!!!! Dia menjanjikan kami donat! Anda tahu, betapa sukanya kami pada donat! Bantu kami menjawab tantangan ini dan sekaligus membuat Redford jadi bersih. Mudah sekali: bagikanlah unggahan ini.

Hak atas foto FACEBOOK/REDFORDTOWNSHIPPOLICE

Ternyata ungahan itu segera dibagikan orang, dan angka 1.000 terlampaui cepat, dalam waktu kurang dari satu jam.

Lalu para petugas kantor polisi Redford menunggu degan sabar, untuk meyaksikan apakah buronan muda ini akan setia pada kata-katanya.

"Kami menunggu da menunggu," kata Jeniffer Mansfield. "Lama juga dia tak kunjung tiba. Namun pada Senin malam dia benar-benar muncul dan menyerahkan diri."

"Ia membawa selusin donat dan sepotong bagel buat mitra saya, Sersan Gregg."

Hak atas foto Redford Township Police Department
Image caption Selusin donat dan sepotong bagel yang dijanjikan buronan itu bagi polisi.

Menurut Mansfield, kepolisian Redford tak terlalu biasa sebenarnya dalam menggunakan Facebook sebagai cara menangkap pelaku pidana, namun mereka trbuka pada kemungkinan-kemungkinan baru.

"Kami menikmati seluruh interaksi ini, dan masyarakat sepertinya menikmati semua ini. Saya pikir ini merupakan pencapaian yang bagus, karena kami berhasil melakukannya dengan sentuhan humor," tambahnya.

Hak atas foto FACEBOOK/REDFORDPOLICE
Image caption Michael Zaydel memasuki kantor polisi dengan menjinjing sekantung donat di tangannya.

"Jelas kami selalu menghargai mereka yang menghormati perkataan mereka sendiri."

Michael Zaydel kini menjalani hukuman delapan minggu di penjara, dan juga harus membayar denda atau menjalani tambahan penjara empat minggu lagi.

Topik terkait

Berita terkait