Kehidupan mewah anak-anak Mugabe, mobil dan jam-jam mahal, di tengah kemiskinan rakyat Zimbabwe

anak mugabe Hak atas foto TWITTER @mrsc_blessed

Mobil-mobil, baju-baju dan jam mewah dipamerkan anak-anak Robert Mugabe melalui media sosial di tengah tingginya angka kemiskinan di negara itu.

Foto-foto kehidupan mewah anggota keluarga dan juga lingkaran dalam Mugabe banyak diangkat setelah ia mundur Selasa (22/11), langkah yang disambut rakyat di jalan-jalan ibu kota Harare.

Dua putranya, Robert Mugabe Junior, 25, dan Chatunga Mugabe, 21, sering memamerkan mobil-mobil, jam-jam dan baju mahalnya melalui media sosial di tengah tingginya angka kemiskinan di negara itu.

Mantan ibu negara, Grace Mugabe yang mendapat nama julukan "Gucci Grace", juga dikenal menghamburkan uang untuk belanja barang-barang merah.

Orang-orang yang pamer kekayaan ini termasuk apa yang disebut "para nabi", para pengkhotbah gereja yang juga memamerkan mobil mewah dan uang dolar.

Inilah anak-anak Mugabe dan orang-orang di lingkungan dalam yang pamer kekayaan di media sosial.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Robert Mugabe bersama Robert Junior Oktober lalu.

Chatunga menyiram jam mahal dengan sampanye

Dua putra Mugabe, Robert dan Chatunga, memang tak segan-segan memamerkan kehidupan mewahnya.

Chatunga, putra bungsu Mugabe, baru-baru ini mengunggah foto dengan jam mahal dengan keterangan, "US$60.000 di tangan kalau ayahmu memimpin seluruh negara, tahu!!!"

Namun unggahan itu segera ditanggapi begitu Mugabe mundur. "Hidup berubah cepat," cuit seorang pengguna menanggapi unggahan itu.

Pengguna lain, Landless Dude‏ menanggapi dengan menulis, "Semoga mereka nabung cukup. Hidup akan berat untuk mereka. Mereka harus jual Rolls Royce."

Tak lama kemudian muncul unggahan video dengan Chatunga menyiram jamnya dengan sampanye Armand de Brignac seharga US$400.

Akun Instagram Chatunga sendiri dengan unggahan terakhir tanggal 18 Agustus lalu dibanjiri makian.

Salah satu tanggapan unggahan menyiram jam itu dicuitkan wartawan di Afrika Selatan, Peter Nodor yang menulis, "Saat Grace Mugabe berupaya menjadi wakil presiden, putra-putranya membuang uang pembayar pajak dari botol."

Putra-putra Mugabe ini sempat mengunggah rekaman video ayahnya pada hari Minggu (19/11) dan menyatakan "Bangga pada ayah...dan pemimpin revolusioner tak bisa dipecat. Zanu PF (partai yang berkuasa) tak ada artinya tanpa Presiden Mugabe."

Zanu PF memutuskan untuk memecat Mugabe hari Minggu lalu dan direncanakan akan digantikan oleh mantan Wakil Presiden Emmerson Mnangagwa.

Robert Mugabe Junior dengan mobil batman

Hak atas foto Reuters
Image caption Grace Mugabe saat pembukaan parlemen di Harare tanggal 12 September lalu.

Dua putra Mugabe ini hidup mewah di Afrika Selatan dan ibunya Grace sempat mendapat masalah Agutus lalu setelah diduga memukul seorang model yang menemani putra-putranya.

Grace Mugabe harus diberikan kekebalan diplomatik untuk meninggalkan negara itu setelah polisi mengatakan akan menangkapnya.

Robert Mugabe Junior mengunggah foto-foto sepatu yang diperkirakan berharga sekitar US$17.000.

Ia juga dilaporkan memiliki mobil pesanan sendiri yang mirip dengan Batmobile (mobil yang dipakai dalam film Batman).

"Anak-anak orang superkaya Zimbabwe yang pamer kekayaan termasuk putra Robert Mugabe yang punya Batmobile (seperti mobil yang dipakai dalam film Batman) sementara rakyat hidup dalam kemiskinan di bawah kepemimpinan ayahnya," tulis satu pengguna.

Bulan September lalu, putra tertua Grace, Russell Goreraza, 33, dari perkawinan terdahulu mengimpor dua limusin Rolls Royce ke Zimbabwe.

"Saat putra Grace Mugabe mengagumi mobil-mobil mewahnya, menteri kesejahteraan mengatakan lebih dari 72,3% penduduk hidup dalam kemiskinan," cuit wartawan Peter Ndoro.

Lebih dari 72% rakyat Zimbabwe hidup dalam kemiskinan, menurut data Bank Dunia dari tahun 2000-2008 dan seperlima penduduknya pada tingkat kemiskinan parah.

Pada tahun 2008, inflasi sempat mencapai 231 juta persen.

Mantan menteri tenaga kerja Zimbabwe, Peter Hain, mengatakan dunia perlu membantu Zimbabwe saat ini keluar dari pemerintahan korup.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Angka kemiskinan di Zimbabwe mencapai lebih dari 70%.

"Inilah saatnya Zimbabwe terangkat dari pemerintahan korup dan berdarah Mugabe, dengan mengingkari kebebasan yang pernah ia junjung, dan membawa negara ini ke arah baru dan untuk membangun perekonomian yang hancur. Mugabe merusak banyak hal. Inilah peluang untuk awal baru sejarah Zimbabwe," kata Hain kepada BBC.

Bona Mugabe, 29, anak pertama Mugabe dengan Grace, saat ini tengah studi di Hong Kong, tempat keluarganya dilaporkan memiliki rumah mewah, menurut majalah Time.

Suami Bona, Simba Chikore adalah petinggi di maskapai penerbangan Air Zimbabwe.

Hak atas foto Reuters
Image caption Rakyat yang berpesta merayakan mundurnya Mugabe.

Hidup mewah mereka di lingkaran dalam

Pamer barang-barang dan kehidupan mewah juga dilakukan oleh orang-orang di lingkaran dalam Mugabe.

Sidney Hamira Junior, putra pengusaha yang terkait Mugabe, termasuk salah seorang yang berpose dengan botol sampanye di mobil Jaguar.

Ayahnya Sidney Senior adalah pengusaha terkaya di Zimbabwe yang mendapatkan kontrak-kontrak infrastruktur.

Kakak beradik Ellen Vannessa Chironga dan Michelle Chiyangwa juga tak asing dengan hidup mewah.

Mereka adalah putri taipan properti Philip Chiyangwa yang dilaporkan memiliki kekayaan ratusan juta tolar.

Salah satu unggahan Ellen Vanessa Chrionga di Instagram, di kapal pesiar.

Hak atas foto AFP
Image caption Grace Mugabe sempat disiapkan menjadi wakil presiden.

Menurut kabel diplomatik AS yang dikeluarkan WikiLeaks, aset Mugabe sekitar US$1,75 miliar, sebagian besar diinvestasi di luar Zimbabwe.

Mugabe yang berusia 93 tahun berulang kali dituduh mengambil kekayaan negara dan juga lahan-lahan yang dikuasai pada 1990-an dan awal tahun 2000.

Jeffrey Smith, direktur kelompok demokrasi Vanguard Africa, mengatakan kepada majalah Money, milik Time, "Sudah diperkirakan lama bahwa Robert Mugabe, keluarganya dan rekan-rekan dekatnya mengambil aset negara, atau memanfaatkan kekayaan alam Zimbabwe untuk keuntungan pribadi mereka."

Topik terkait

Berita terkait