Saat penggemar sepak bola Iran 'mengatur' cara berpakaian wartawan olah raga Rusia

Maria Komandnaya tampil di acara Fox Sports bersama dengan legenda sepak bola AS, Alexi Lalas pada September. Hak atas foto Getty Images
Image caption Maria Komandnaya tampil di acara Fox Sports bersama dengan legenda sepak bola AS, Alexi Lalas pada September.

Para penggemar sepak bola di Iran telah memberikan berbagai saran soal pakaian untuk wartawan perempuan Rusia yang akan tampil pada pengundian pertandingan Piala Dunia 2018 di Moskow.

Maria Komandnaya, salah satu pembawa acara pada 1 Desember nanti, diminta berpakaian sopan sehingga penonton di Iran dapat mengikuti acara itu tanpa sensor.

Saat Komandnaya mengumumkan bahwa dia akan terlibat dalam acara tersebut, bersama dengan pembawa acara bola BBC Gary Lineker, ada banyak komentar yang ditujukan kepadanya tentang pakaian yang pantas.

Pada salah satu komentar dalam bahasa Rusia yang membalas unggahan Instagramnya tertulis, "Saya orang Iran. Aturan televisi kami sangat ketat dan menyensor foto Anda. Jika mungkin, bisakah Anda memilih pakaian yang pantas untuk acara itu agar kami bisa menontonnya?"

Penggemar sepak bola Iran khawatir bahwa mereka tidak akan bisa menonton beberapa bagian dari acara tersebut saat Komandnaya tampil di depan layar kaca, karena aturan ketat penyiaran di negara tersebut.

Televisi pemerintah di Iran sering menyiarkan rekaman dari pertandingan sepak bola internasional dan bukan menyiarkan pertandingan langsung agar tidak memperlihatkan penonton perempuan.

Selain itu, stasiun milik pemerintah menolak untuk menyiarkan acara pengundian Piala Dunia atau upacara pembukaan Olimpiade secara utuh jika salah satu pembawa acaranya adalah seorang perempuan yang mengenakan gaun.

Pada acara pengundian Piala Dunia FIFA pada 2014, televisi Iran memotong banyak bagian dalam siaran langsung tersebut karena pakaian terbuka pembawa acara televisi Brasil.

"Saudariku, berhati-hatilah dengan hijabmu. Kami juga ingin menonton acara pengundian tanpa sensor," tulis @alifarajizadeh dalam komentarnya dalam bahasa Persia di Instagram.

Sementara orang lain mengatakan, "Saya meminta Anda menghindari memakai pakaian seksi dalam acara tersebut agar kami bisa menontonnya dengan lengkap. Kami tidak bisa melihat jika Anda mengenakan pakaian terbuka."

Pengguna Twitter juga menyampaikan hal yang sama.

Seorang pengguna lain mengomentari bagaimana "fanatik agama" di televisi Iran bsia menghambatnya menonton bola. "Ini sangat penting. Kami ingin menonton Anda tanpa sensor dan ini bergantung pada pakaian Anda.

Komandnaya menjadi populer di kalangan penggemar bola Iran setelah wawancaranya dengan pemain bola usia 19 tahun, Sardar Azmoun, yang disebut 'Messi dari Iran' dan bermain untuk klub bola Rusia, Rubin Kazan.

Bulan lalu, dia mengunggah foto di Instagram bersama dengan Azmoun di dalam masjid di kota Kazan, Rusia. Dalam foto itu terlihat dia berpakaian tertutup, mengenakan celana panjang dan kerudung.

Hak atas foto Komandnaya/Instagram
Image caption Maria Komandnaya mengenakan kerudung saat mewawancarai striker Iran, Sardar Azmoun, di mesjid.

Pengguna media sosial mengingatkannya bahwa ini adalah gaya yang tepat untuk acara pengundian Piala Dunia.

"Jika dia mengenakan ini, setidaknya kita akan bisa menonton acara secara langsung untuk pertama kalinya," tulis seorang pengguna Twitter dalam bahasa Persia.

Iran, yang dilatih oleh Carlos Queiroz, lolos kualifikasi untuk bertanding di Piala Dunia pada Juni tahun depan setelah mengalahkan Uzbekistan 2-0 di Tehran dengan gol dari Sardar Azmoun dan Mehdi Taremi.

Topik terkait

Berita terkait