'Curhat' Presiden Jokowi soal bisnis anak-anaknya: martabak dan pisang goreng

Jokowi Hak atas foto facebook/Jokowi

Presiden Joko Widodo mencurahkan suara hatinya atau 'curhat' setelah menghadiri forum Entrepreneurs Wanted!di Bandung, Senin (18/12).

Entrepreneurs Wanted! merupakan forum bincang-bincang antara wirausahawan dan para generasi muda, yang dibuka dengan sambutan Presiden Joko Widodo.

"Saya tahu betul bagaimana cari modal usaha di awal-awal, kemudian kepalang keliling cari pembeli, perizinan yang rumit, mengisi SPT pajak, mengurus karyawan, membeli alat produksi," ujar Presiden.

Namun usai menghadiri acara itu, Presiden Jokowi, secara khusus menulis pesan tambahan tentang pengalamannya ketika menjadi pengusaha meubel dan usaha itu sampai sekarang masih berjalan.

"Perusahaan saya mengekspor meubel ke Eropa, Amerika, lalu sekarang banyak juga ke Korea dan Jepang. Jadi saya tahu betul seluk-beluk berusaha," tulisnya tentang usaha yang sempat ditekuninya selama 27 tahun.

Hak atas foto AFP
Image caption Tak satupun dari ketiga anak Presiden Joko Widodo yang meneruskan usaha meubel yang dirintisnya.

Presiden Jokowi mengaku sempat sedih karena tak satupun dari ketiga anaknya yang mau meneruskan usaha tersebut.

"Yang bikin 'shock', waktu anak sulung saya Gibran datang: "Pak, saya mau jualan martabak". Dalam hati saya, "Waduh, jualan martabak."

Namun Jokowi mengaku terkejut juga ketika mengetahui bahwa dalam rentang waktu lima tahun saja 'brand value' pabrik kayu yang dibangunnya ternyata sudah kalah jauh dari 'brand value' martabak milik Gibran.

"Merek usaha martabak Gibran nilainya lima kali lipat dari merek pabrik kayu saya," tambah Jokowi. "Itulah sebabnya saya tidak kaget lagi ketika tiga bulan lalu, anak bungsu saya Kaesang, juga datang dan menyampaikan: 'Pak, saya mau jualan pisang goreng.' Ya sudah."

Tanggapan di Facebook

Pesan di Facebook itu mendapat sampai 9.500 komentar dan dibagi hingga sedikitnya 13.000 kali, seperti yang terlihat menjelang Senin (18/12) tengah malam.

Ibrahim Fahri menulis: "Inilah klu pemimpin dari bawah,wong cilik,jd tahu sekali bgmna rasanya sulitnya berusaha d negeri ini,jd stlh menjadi presiden benar2 membela usaha wong kecil."

Sedangkan Rafael Bonaventura berpendapat, "Liat dong, seketika bapaknya merasa kalah sama anak nya. Ini baru didikan hebat."

Komentar singkat dari Sie Cun Hongadalah, "Anak presiden kok jualan martabak. Ini baru keren..."

Hak atas foto Facebook
Image caption Ada juga pengguna Facebook yang menanggapi dengan bercanda.

Adapun Lila Viana mengaku tertawa lepas membaca pesan Presiden Joko Widodo, "Wkwkkwkwkw..., cara Bapak Jokowi menyampaikan cerita bener2 terdengar 'lucu alami' ... saya sampai ketawa ngakak pas baca kalimat terakhir... tapi terusterang saya sangat kuagum pak dengan keluarga bapak... sukses luarbiasa melalui cara yg sederhana.. KUEREN POL pokoke Pak Jokowi."

Lila Viana tak lupa menyertakan pesannya dengan ikon tertawa dan jempol.

Namun ada juga pengguna Facebook yang bercanda menanggapi pesan presiden tersebut, persisnya antara Fajar Sutikno yang bertanya, "Pak sya mau jualan krupuk, bisa sukses gak?" dan dijawab oleh Muhammad Anfield Widiatmoko dengan, "Gk bakalan.....lau dibelakangmu presiden baru laris" yang diikuti dengan ikon tertawa.

Fajar Sutikno kemudian membalas lagi, "Muhammad Anfield, berarti sya kudu ngasih label krupuk Jokowi ya biar laris manis... haha malah tar kena sangsi" dan ditambah dengan tiga ikon tertawa.

Topik terkait

Berita terkait