Gagal menjadi cawapres: Mahfud MD 'tidak kecewa', AHY 'siapkan' Pilpres 2024

Siluet Dewan Pengarah Badan Ideologi Pembinaan Pancasila (BPIP) Mahfud MD bersiap untuk menyampaikan orasi kebangsaan di Sanggar Prativi Building, Jakarta, Selasa (31/7). Hak atas foto Antara/Rivan Awal Lingga
Image caption Siluet Dewan Pengarah Badan Ideologi Pembinaan Pancasila (BPIP) Mahfud MD bersiap untuk menyampaikan orasi kebangsaan di Sanggar Prativi Building, Jakarta, Selasa (31/7).

Mahfud MD, yang sempat menjadi calon kuat cawapres, mengaku "kaget tapi tidak kecewa" atas keputusan Jokowi memilih Ma'ruf Amin, adapun Agus Harimurti Yudhoyono mengaku akan mempersiapkan diri dalam pilpres 2024.

Sebelumnya, pada Kamis (09/08), sekitar pukul 15.30 WIB di hadapan wartawan, Mahfud MD menyatakan bahwa dirinya sudah diminta "menyiapkan diri" menjelang pendaftaran calon presiden dan wapres kubu Jokowi.

Mahfud MD yang dicegat wartawan di depan rumahnya saat hendak menghadiri acara yang disebut akan mendeklarasikan pasangan capres-cawapres kubu Jokowi, menyatakan:

"Menurut saya ini panggilan sejarah, karena seperti Anda tahu, pergulatan politik agak panjang dan agak kritis akhir-akhir ini, tetapi pada akhirnya keputusan dengan sangat mudah dan smooth (lancar) jatuh kepada saya, saya anggap ini panggilan sejarah."

Namun kemudian Presiden Joko Widodo memutuskan menunjuk Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya dalam pilpres 2019.

"Dengan mempertimbangkan masukan-masukan dan saran dari berbagai elemen masyarakat... maka saya memutuskan dan telah mendapatkan persetujuan dari partai-partai koalisi yaitu Koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi saya sebagai calon wakil presiden periode 2019-2024 adalah Profesor Doktor KH Ma'ruf Amin," ungkap Presiden Joko Widodo, pada Kamis (09/08).

Sementara itu, Mahfud MD yang sempat disebut bakal menjadi cawapres mendampingi Joko Widodo, mengatakan "saya tidak kecewa, ya kaget saja, karena sudah diminta mempersiapkan diri, bahkan agak detil."

Dalam unggahan media sosialnya, Mahfud MD menyebut bahwa pilihan Jokowi itu sebagai "realitas politik yang tak terhindarkan" dan "sesuai dengan hak dan mekanisme konstitusional".

Sementara itu, mantan kandidat kuat bakal calon wakil presiden untuk Prabowo Subianto, Agus Harimurti Yudhoyono dalam unggahan di akun resmi Instagramnya menulis, "Alhamdulillah, hari ini saya berusia 40 tahun. Terima kasih teman-teman atas ucapan dan doa baiknya."

Hak atas foto Antara/Hafidz Mubarak A
Image caption Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan orasi politik di Jakarta, Jumat (3/8).

Unggahan itu sudah disukai lebih dari 100.000 kali.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Agus Yudhoyono juga mengatakan bahwa dia akan mempersiapkan diri untuk pemilihan presiden 2024.

"Jika lima tahun mendatang terbuka peluang lain bagi saya di 2024 maka tugas dan kewajiban saya adalah menyiapkan diri sebaik-baiknya," katanya.

Agus bersama adiknya, Edhie Baskoro Yudhoyono juga terlihat mendatangi masjid Sunda Kelapa untuk nantinya mendampingi pasangan Prabowo-Sandiaga Uno untuk mendaftar ke KPU sebagai calon preiden dan calon wakil presiden dari koalisi Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Topik terkait

Berita terkait