Kapankah waktu yang tepat untuk menetapkan tujuan?

Menetapkan tujuan Hak atas foto MaxPixel/CC0

Apakah Anda menunda proyek besar yang seharusnya Anda mulai sekarang - mungkin, Anda masih menunggu waktu yang tepat?

Mungkin keputusan Anda ada benarnya.

Kebanyakan orang memutuskan untuk membuat perubahan dalam hidup mereka pada tanggal-tanggal penting. Hari Senin dan Tahun Baru ialah pilihan paling mudah untuk memulai kebiasaan baru demi mencapai tujuan, misalnya mulai berlatih untuk maraton, melunasi hutang, atau berusaha mendapatkan promosi di pekerjaan Anda.

Kaum cendekia menyebut momen ini temporal landmarks alias "saat yang menentukan" - titik penting di kalender yang menandai berlalunya waktu dan membantu kita membagi kehidupan menjadi potongan-potongan.

Namun para pakar berpendapat bahwa manusia cenderung merasa termotivasi jika mereka menetapkan tujuan pada momen yang berarti secara pribadi.

Hengchen Dai, asisten profesor perilaku organisasi di Sekolah Manajemen UCLA, ialah seorang peneliti yang mempelajari fenomena ini, yang disebut 'fresh start effect' (efek awal yang baru).

Menurut Dai, apapun yang Anda rasakan pada momen-momen penting merupakan "titik transisi yang penting secara psikologis", ketika Anda dapat meninggalkan diri Anda di masa lalu beserta kegagalan Anda. Pada momen seperti ini, Anda akan merasa lebih termotivasi.

Hak atas foto Leilani Martin
Image caption Menurut Hengchen Dai, memilih waktu yang lebih relevan bagi Anda, daripada tanggal populer seperti Hari Tahun Baru, bisa lebih efektif untuk menetapkan tujuan.

"Jika cita-cita Anda berarti secara pribadi atau relevan dengan kondisi Anda, Anda cenderung melakukan berbagai upaya untuk meraihnya," ujar Dai.

Meskipun ini mungkin siklus mingguan, kuartalan, atau musiman, Anda tak perlu terpaku pada kalender. Sebenarnya, Anda mungkin lebih sukses dalam memulai jika memilih tanggal yang berbeda—misalnya saat memulai pekerjaan baru atau memulai semester baru.

Ulang tahun juga merupakan pilihan populer, terutama jika Anda mendekati usia yang penting. Satu makalah yang ditulis para profesor di New York University dan UCLA menemukan bahwa orang umumnya bersikap lebih reflektif dan membuat keputusan besar dalam hidup saat mereka mendekati dekade baru.

Bahkan, studi tersebut menemukan bahwa banyak orang memutuskan untuk menghadapi tantangan baru pada usia yang berakhir dengan angka sembilan. Jadi Anda lebih cenderung, katakanlah, mendaftar untuk maraton pada usia 29 atau 39 daripada 30 atau 40.

Hak atas foto Quinn Rooney/Getty Images
Image caption Sebuah studi menemukan bahwa lebih banyak orang yang mendaftar untuk maraton di usia 39 daripada 40.

Titik balik

Seorang pembimbing karir yang berbasis di New York Rebecca Kiki Weingarten mengatakan bahwa kliennya selalu mencari awal yang baru, namun waktunya "bergantung pada gaya bekerja dan kebutuhan setiap orang. Beberapa klien berencana melakukannya setelah liburan, beberapa klien yang berprofesi sebagai atlet memanfaatkan musim olahraga mereka masing-masing."

"Beberapa orang merasa bahwa ketika mereka dipecat, atau baru putus dari pasangan, ialah waktu terbaik untuk mengerjakan proyek, memajukan karier, mengubah kondisi keuangan, atau membuat perubahan pribadi yang telah lama mereka tunda," kata Weingarten.

Beberapa kliennya lebih termotivasi menjelang ulang tahun, atau peringatan kelahiran maupun kematian orang terkasih.

Bukan jaminan kesuksesan

Orang cenderung mencapai lebih banyak kesuksesan jangka panjang dengan tujuan yang hanya memerlukan satu kali tindakan, seperti mendaftar untuk tabungan masa pensiun.

Namun meski kita bisa memanfaatkan tanggal yang berarti sebagai awal baru, ini tidak menjamin kesuksesan jangka panjang, kata Katherine Milkman, seorang profesor ekonomi perilaku dari The Wharton School di University of Pennsylvania, dan rekan Dai dalam penelitian tentang fresh start effect.

Dai setuju. "Dalam hal berapa lama perilaku itu akan bertahan dan apakah ketekunan akan bervariasi berdasarkan momen-momen penting, kami masih mencari jawaban pertanyaan-pertanyaan itu."

Anda dapat membaca versi bahasa Inggris artikel ini, Is there a perfect time to set goals?, di BBC Capital.

Berita terkait