Apakah nostalgia baik untuk prospek bisnis Anda?

Gundry + Ducker Hak atas foto Andrew Meredith/Gundry + Ducker

Waspadalah terhadap kerinduan yang sentimental atau perasaan sayang mendalam terhadap masa lalu yang Anda alami saat gelombang nostalgia melanda perasaan- jika mengetahui dampaknya, mungkin akan lebih baik jika Anda jauh-jauh demi menyelamatkan pundi-pundi uang Anda.

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Consumer Research (JSR) mengungkapkan bahwa ketika orang-orang terbiasa dengan perasaan nostalgia, perilaku pengeluaran mereka juga ikut berubah.

Penelitian JCR menggunakan enam percobaan untuk menguji, antara lain, apakah perasaan nostalgia membuat orang menjadi tidak terlalu ambil pusing dengan uang. Peneliti psikologi sosial ini menemukan bahwa ketika orang-orang mengenang masa lalu, keterhubungan dan hubungan sosial lebih penting dalam pikiran mereka daripada uang.

Dampak yang dihasilkannya adalah pembelanja yang cenderung untuk tidak khawatir tentang uang mereka dan merasa lebih rela membelanjakannya. Toko dan bisnis menggunakan teknik yang berbeda untuk memanfaatkan hal ini.

Seluruh rangkaian produk memiliki nuansa retro atau nostalgia bagi orang-orang kebanyakan saat ini, mulai dari minuman dan sereal, hingga mainan dan pakaian. Sebuah tren bergema dalam proyek desain arsitektur dan interior.

Berjalan ke restoran atau toko yang membangkitkan era yang berbeda, bisa segera membawa kita ke tempat yang lebih hangat sehingga membuat kita merasa nyaman dan akrab -dan membuat kita lebih leluasa membelanjakan uang.

Hak atas foto Gundry + Ducker
Image caption Salah satu toko ikan yang juga didesain oleh Gundry + Ducker

Pendiri Gundry + Ducker Architecture, Tyeth Gundry dan partner Christian Ducker, mengkhususkan diri pada desain restoran. Gundry menjelaskan bahwa ia merasa referensi masa lalu adalah apa yang membuat desainnya membuat pengunjung betah.

"Dengan menggunakan rangkaian acuan masa lalu yang berarti nostalgik, Anda menciptakan rangkaian pemicu atau pengingat," kata Gundry.

"Itu membuatnya relevan dengan publik. Jika tidak memicu apa-apa, atau tidak ada acuan, saya rasa orang tidak akan merasa nyaman di sana."

Hak atas foto Gundry + Ducker

Demikian pula, Andrew O'Hagan, seorang novelis dan salah satu pemilik Sam's Café di Primrose Hill, London, merasa mewakili masa lalu sangat penting dalam merancang restorannya.

"Nostalgia bisa menjadi kekuatan yang sangat positif, mentransportasikan masa lalu," katanya.

Hak atas foto Gundry + Ducker

"Hal itu ibaratnya memberi penghormatan kepada masa lalu dengan cara yang menyenangkan dan merawat kenangan-kenangan agar tetap hidup."

Bagi O'Hagan dan timnya, desain itu bukanlah muslihat pemasaran semata, namun bisa menambah keunggulan untuk penarik pelanggan.

Anda bisa membaca versi asli artikel ini, The businesses indulging our fascination with the past di BBC Capital

Topik terkait

Berita terkait