Apa yang mendorong menjamurnya bisnis makanan sehat?

fresh produce Hak atas foto Sean Gallup/Getty Images

Saat ini yang tengah populer dalam industri penurunan berat badan adalah kesehatan. Pencarian di Instagram terkait kata itu mencapai 15.315.754 postingan.

Konsep wellness (proses menjaga atau mencapai kesehatan yang menyeluruh mencakup fisik, mental dan emosional) ini mencakup hal-hal yang berbeda, mulai dari makan lebih banyak sayuran, hingga yang lebih ekstremnya, tidak makan beberapa makanan tertentu dan mengadopsi gaya hidup baru.

Banyak orang di industri itu tidak suka mendeskripsikan 'kesehatan' sebagai diet, tapi Louise Foxcroft, seorang ahli sejarah dan penulis A History of Dieting Over 2000 years (Sejarah Berdiet Selama Lebih dari 2000 Tahun), tidak setuju.

"Ada banyak diet untuk masyarakat umum dan kesehatan adalah pendekatan yang menyeluruh atas gaya hidup sehat; apakah mereka menggolongkannya sebagai diet atau tidak, itu adalah diet.

"Itu adalah sebuah cara hidup dan idenya adalah Anda akan langsing, karena sehat dipandang dengan langsing, jadi tidak dapat menghindari dari hal itu."

Hak atas foto Phil Walter/Getty Images
Image caption Industri yang menjual makanan dan minuman yang diklaim memiliki banyak manfaat kesehatan menjamur di tengah-tengah tren kesehatan.

Usaha yang mengembangkan produk untuk memenuhi tren itu pun bermunculan.

Rebekah Hall, pendiri dan CEO perusahaan minuman, Botanic Lab, adalah seorang bankir investasi selama 10 tahun sebelum mendirikan perusahaan dengan memanfaatkan pasar baru.

Produk Botanic Lab, misalnya, adalah minuman hitam yang menurut labelnya adalah 'campuran hipertonik dengan arang kelas medis, rumput tebu mentah dan jeruk yuzu mentah.'

Jadi, apakah orang mengkonsumsi minuman seperti ini karena terlihat sebagai cara yang lebih mudah untuk menjadi sehat daripada ke luar rumah dan berolahraga?

"Semua orang ingin cara gampang dan jika anda dapat menyediakan orang dengan sesuatu yang menghilangkan kerepotan yang berantakan, maka itu bagus dan itu adalah bagian dari apa yang kami lakukan," kata Hall.

"Namun minuman itu juga benar-benar memiliki fungsi dan digunakan oleh sejumlah tim olahraga di Inggris, misalnya anggota tim sepak bola Liga Primer yang ingin mengisi energi tubuh setelah latihan namun yang tidak ingin terdiri dari gula dan bahan baku buatan."

Apa yang akan terjadi saat orang-orang bosan dengan 'wellness' dan mulai mengikuti sebuah tren kebugaran dan kesehatan baru?

Hak atas foto Scott Olson/Getty Images
Image caption "Ada makanan super baru setiap minggu namun kesehatan (wellness), sebagai sebuah kata yang bermakna luas, tidak akan hilang," kata Hall.

"Ada tren kilat dalam kesehatan," kata Hall. "Ada makanan super baru setiap minggu namun saya kira kesehatan (wellness), sebagai sebuah kata yang bermakna luas, tidak akan hilang."

"Orang-orang ingin hidup panjang, 'apa obat keabadian hidup, bagaimana saya akan hidup lebih panjang?' dan usaha mencapainya mendorong pilihan-pilihan yang kita ambil dalam hal gaya hidup dan makanan dan minuman."

Sebuah kunjungan ke Stylist Live, sebuah pameran gaya hidup di London, dengan 200 stan, puluhan tamu pembicara dan sekitar 20.000 pengunjung menguraikan berbagai pilihan untuk orang-orang yang tertarik dengan produk-produk kesehatan.

Salah satu peserta pameran, LA Brewery, yang didirikan oleh Louise Avery, membuat minuman sehat kombucha, yang dengan cepat menjadi favorit di lingkaran orang-orang penggemar kesehatan.

"Kombucha awalnya diminum 2000 tahun yang lalu di Cina, itu adalah tonik kesehatan dan saya telah mengembangkan kombucha yang saya jual sebagai minuman ringan," katanya.

"Proses fermentasi berarti kami hanya boleh menggunakan bahan baku yang sederhana seperti teh, gula yang diferementasi dalam proses dan kemudian saya menambahkan buah-buahan segar. Hasilnya adalah minuman yang asam, lezat dan bersoda, minumannya sehat, tidak mengandung apapun di dalamnya, baik untuk anda."

Perusahaan lain tidak menggunakan bahan baku tertentu di produk mereka.

Jamie Keeble bekerja untuk Heck Sausages, yang menjual ayam dan sosis babi yang tidak mengandung gluten, banyak konsumennya menderita seliak, sebuah penyakit autoimun yang disebabkan reaksi ke gluten, namun yang lainnya, seperti Keeble hanya memilih untuk menghilangkan itu dari diet mereka.

"Saya tidak intoleran dengan gluten namun saya lebih memilih untuk tidak memakannya karena itu membuat saya merasa sedikit berbeda; semua orang memiliki persepsi bahwa gluten ini jahat jadi secara alami mereka menduga lebih baik dihindarkan," katanya.

Hak atas foto THOMAS SAMSON/GETTY IMAGES
Image caption Kantar Worldpanel mengatakan lebih dari setengah konsumen Inggris membeli "produk yang bebas dari" seperti tidak mengandung susu atau gluten, selama kwartal pertama 2017.

Kesehatan sering diasosiasikan dengan kata yang terkenal lainnya - makan bersih - idenya adalah anda hanya mengkonsumsi makanan yang sedikit diproses. Yang terlihat masuk akal - sampai itu menjadi obsesif.

Konsep ini dan kaitannya dengan kesehatan mendapatkan kritik. Daniella Isaacs menampilkan sebuah pertunjukan yang kontroversial di London nerjudul 'Hear Me Raw' (Dengarkan Mentahan Saya) mengenai pengalamannya makan bersih.

Isaacs tadinya seorang penggemar makan bersih, dan yang awal-awal tertarik melakukan tren itu karena memberikannya "kontrol, struktur, rutinitas" ke kehidupannya yang menuntunnya untuk menghilangkan gluten, susu, gula dan daging dari dietnya.

Dia akhirnya berganti arah dan saat ini menulis pengalamannya: "Tentu saja ada sebagian hal bagus dari kesehatan, namun saat kesehatan itu menjadi industri yang didorong perilaku konsumerisme, itu tidak dapat menyediakan jawaban yang kita cari, yang benar-benar memberikan Anda kehidupan yang benar-benar sehat."

Anda bisa membaca artikel aslinya What's really driving the boom in wellness foods? atau artikel lainnya dalam BBC Capital

Berita terkait