Gaji setahun Anda adalah gaji beberapa hari seorang CEO

CEO Apple, Tim Cook Hak atas foto Getty Images
Image caption CEO Apple, Tim Cook, dibayar lebih dari 250 kali gaji tahunan rata-rata pekerja di AS.

Bulan Januari bahkan belum selesai, sebagian besar CEO telah mendapatkan penghasilan lebih besar dari gaji tahunan rata-rata pekerja. Begitulah perkiraannya di seluruh dunia.

Tahun 2019 baru saja dimulai, Anda memeriksa tabungan, dan berharap 12 bulan ke depan mungkin ada kesempatan untuk kenaikan gaji?

Di Inggris, para bos mungkin sudah mendapat uang lebih banyak daripada apa yang akan Anda dapatkan sepanjang tahun ini.

Tanggal 4 Januari ditandai sebagai hari di mana para CEO perusahaan-perusahaan terbesar di Inggris sudah mendapatkan gaji senilai yang didapatkan rata-rata pekerja dalam setahun.

Tetapi CEO Inggris bukanlah satu-satunya yang begitu cepat mendapatkan penghasilan lebih besar dari rata-rata pekerja.

Perusahaan finansial dan media Bloomberg melakukan analisis tentang kesenjangan upah antara CEO dan pekerja di 22 negara.

Global CEO Index menganalisis berapa banyak uang yang dihasilkan eksekutif dibandingkan seseorang dengan upah tahunan rata-rata.

Hasilnya menunjukkan bahwa eksekutif di Amerika Serikat dan India bisa mendapatkan rata-rata gaji tahunan pekerja dalam sekejap.

Di Amerika Serikat, data menunjukkan bahwa CEO top perlu kurang dari dua hari (1,52 hari lebih tepatnya) untuk mendapatkan penghasilan tahunan pekerja.

India bahkan membutuhkan waktu lebih sedikit. Rata-rata CEO India perlu sepertiga hari (0,35 hari) dibandingkan gaji yang didapatkan rata-rata pekerja dalam 365 hari.

"Di Amerika Serikat, kesenjangan antara upah pekerja dan CEO pada 2016 sudah delapan kali lebih besar dibandingkan pada 1980," tulis jurnalis Amerika Sam Pizzigati, penulis The Case for a Maximum Wage, sebuah buku yang dirilis pada Mei tahun lalu di mana ia menyajikan argumen untuk membatasi pembayaran eksekutif.

"Di kebanyakan perusahaan besar, pekerja biasa harus bekerja lebih dari tiga abad untuk menghasilkan sebesar yang dihasilkan CEO mereka dalam setahun. Di McDonald's, pekerja biasa harus bekerja 3.101 tahun."

Di berbagai belahan dunia, waktu seminggu sudah lebih dari cukup bagi seorang eksekutif puncak untuk mendapatkan gaji tahunan rata-rata pekerja.

Di Afrika Selatan, hanya diperlukan tiga hari (2,99), sedangkan di Cina dibutuhkan 2,11 hari

Gaji tahunan lebih dari Rp200 miliar

Gaji eksekutif di seluruh dunia bervariasi. Beberapa perusahaan terbesar di dunia, yang cenderung memberi penghargaan lebih kepada eksekutif puncak, bermarkas di AS, di mana rata-rata gaji tahunan CEO top mencapai lebih dari $14 juta (Rp210 miliar).

Faktor-faktor seperti biaya hidup juga berperan, karena negara-negara maju cenderung membayar upah keseluruhan yang lebih baik.

Tetapi bahkan negara-negara dengan standar hidup yang lebih tinggi dapat memiliki kesenjangan besar antara upah CEO dan rata-rata pekerja.

Hak atas foto Getty Images
Image caption Safra Catz, CEO Oracle, adalah eksekutif dengan bayaran tertinggi di dunia, dengan pendapatan tahunan mencapai lebih dari $40 juta (Rp600 miliar).

Kesenjangan Nordik

Di Swedia, yang masyarakatnya dikenal lebih egaliter daripada kebanyakan negara lain, rasionya adalah 60 banding 1. Gaji tahunan rata-rata CEO Swedia mencapai $2,79 juta (Rp42 miliar).

Eksekutif Swedia membutuhkan sekitar 5,5 hari untuk menyamai penghasilan tahunan rata-rata pekerja. Gaji rata-rata pekerja di Swedia adalah $42.393 (Rp635 juta) per tahun, menurut angka Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD).

Di Norwegia, segalanya lebih adil—tetapi bahkan di sana CEO melampaui upah rata-rata dalam sekitar 15 hari (14,6). Mereka menghasilkan rata-rata 20 kali lebih banyak daripada upah nasional rata-rata, yaitu $51.212 (Rp770 juta).

Di Nigeria, CEO dengan bayaran termahalnya adalah Austin Avuru, dari Seplat Petroleum Development Company, yang menghasilkan sekitar $1,3 juta (Rp20 miliar) per tahun.

Upah tahunan rata-rata Nigeria, menurut SalaryExplorer.com, adalah sekitar $16.700 (Rp250 juta).

Ini berarti bahwa sang CEO bisa mendapatkannya dalam waktu kurang dari lima hari.

Hak atas foto Getty Images
Image caption CEO Gazprom, Alexei Miller (kiri), adalah eksekutif dengan bayaran tertinggi di Rusia.

Setengah hari di Rusia

Rusia adalah satu lagi negara dengan kesenjangan tinggi. Menurut Forbes pada 2016, rata-rata penghasilan tahunan 25 CEO Rusia dengan bayaran tertinggi adalah sebesar $6,1 juta (Rp92 miliar).

Jika diukur dengan upah tahunan rata-rata Rusia sebesar $8.040 (Rp120 juta), mereka bisa menyamai pendapatan para pekerja hanya dalam setengah hari (0,46).

Di Brasil, dengan ekonomi besar yang sedang berkembang, CEO membawa pulang rata-rata $322.000 (Rp 5 miliar) setahun, sebagaimana diukur oleh Institute for Economic Research (Fipe).

Tetapi mereka hanya membutuhkan delapan hari untuk menyamai upah rata-rata tahunan nasional.

Di Meksiko, di mana CEO top menghasilkan rata-rata $1,29 juta (Rp 19 milar) per tahun, menurut situs SalaryExpert, mereka hanya butuh sekitar empat hari.

Apakah hal itu layak? Ada banyak pendapat berbeda.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di situs Harvard Business School awal tahun lalu, Ethan Rouen, seorang asisten profesor administrasi bisnis, mengingatkan bahwa kesenjangan itu perlu dijelaskan kepada publik dan pekerja.

"Ketika Anda mendengar jumlah yang dihasilkan seorang CEO, memang akan terasa keterlaluan. Orang-orang akan bereaksi dengan penuh emosi," kata Rouen.

"Jadi, masing-masing perusahaan lah yang harus mengungkapkan angka-angka ini untuk memberikan penjelasan dan alasan kesenjangan upah."

Dia juga mengutip survei tahun 2014 di mana orang-orang yang diwawancarai di beberapa negara menyatakan bahwa CEO tidak boleh mendapatkan lebih dari empat kali lipat penghasilan rata-rata pekerja.

Rouen, bagaimanapun, berpendapat perbedaan upah harus dilihat dalam konteks yang lebih luas daripada hanya membandingkan angka rata-rata.

Contoh utamanya adalah Apple, yang diperkirakan membayar CEO-nya, Tim Cook, lebih dari 250 kali gaji tahunan rata-rata pekerja di AS.

Perbandingannya bisa berbeda dengan perusahaan teknologi lain karena Apple mempekerjakan banyak orang di sektor ritel, dengan upah yang secara historis lebih rendah.

"Anda dapat mengatakan rasio pembayaran di Apple terlihat keterlaluan karena mungkin 200 banding 1... ini adalah angka yang akan dijadikan patokan oleh orang, tetapi pada saat yang sama, itu tidak terlalu adil," ia berpendapat.

Anda bisa membaca artikel aslinya It takes a CEO just days to earn your annual wage dan artikel lainnya di BBC Capital

Berita terkait