Anda ingin punya mobil bekas terpidana koruptor?

kpk, mobil Hak atas foto BBC Indonesia
Image caption Salah satu mobil yang turut dilelang KPK.

Puluhan barang sitaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari beberapa terpidana korupsi dilelang di Ruang Cenderawasih, Jakarta Convention Center pada Jumat (22/09).

Barang yang dilelang antara lain koper mewah merek Rimowa, tas Chanel dari Italia, dan ponsel berbagai merek. Ada pula mobil Jaguar XJL, motor Kawasaki Ninja, Toyota Rush, Toyota Alphard, VW Beetle, VW Golf, dan Jeep Wrangler.

"Yang favorit Toyota Rush," ujar salah seorang petugas lelang.

Hak atas foto KPK

Pada pembukaan lelang, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Isa Rachmatarwata, menyampaikan bahwa lelang barang sitaan dari koruptor merupakan 'bagian dari penegakan hukum'.

"Jadi kalau sudah disita, dirampas, dan sebagainya, ini harus ditentukan pemanfaatannya oleh negara. Kalau kemudian menurut negara itu tidak perlu dimanfaatkan sendiri oleh negara, ya dilelang saja."

Menurut Isa, prosedur lelang tersebut memberikan pemasukan kembali kepada negara dalam bentuk uang tunai.

Sedangkan total pemasukan negara dari aktivitas lelang sepanjang 2016 mencapai Rp282,79 miliar dalam bentuk bea lelang. Capaian tersebut diperoleh dari total pokok lelang sebesar Rp13,1 triliun.

Hak atas foto BBC Indonesia
Image caption Para peserta lelang barang sitaan KPK memenuhi ruangan di Jakarta Convention Centre (JCC), Jumat (22/09).

Harga miring

Sejumlah warga yang ikut lelang mengaku tertarik dengan rampasan barang koruptor yang dijual dengan harga miring, walau tanpa surat-surat.

"Ngurus BPKP dan STNK paling banter Rp3-4 juta," perkiraan Agung Prasetyo Utomo, pengusaha kuliner Ayam Geprek Juara yang mengincar mobil Isuzu Panther dengan harga pembukaan lelang Rp28 juta.

"Yang kami incar mobil Panther yang nilainya murah banget, limitnya cuma 28 juta. Menurut saya pasarannya di angka Rp70-an juta, sama handphone dengan limit senilai Rp2 juta."

Dia mengaku sedang mencari kendaraan operasional.

"Ketika melihat di TV ada lelang mobil dari KPK saya tertarik ikut. Kalau saya perhatikan harga limitnya bisa 30 persen di bawah harga pasaran. Saya berharap bisa mendapatkan satu atau dua kendaraan rampasan KPK ini."

Soal kondisi, menurut Agung mobil tersebut rusak sekali. "Kayak kita beli bangkai. Tapi kita sudah perkirakan kira-kira segitu yah masih untung Rp15-20 juta ya oke lah."

Hak atas foto AFP
Image caption Mobil sport Ferrari yang dilelang KPK pada tahun 2014.

KPK mengakui ada sejumlah kendaraan yang tidak dilengkapi dengan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB)

Walau tidak bersurat, KPK menjamin legalitas kendaraan yang dilelang. "Semua barang lelang tersebut adalah barang-barang yang sudah dirampas setelah putusan kasus korupsi berkekuatan hukum tetap," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah.

''Kami akan memberikan risalah lelang... Jadi setelah seseorang memenangkan atau mendapatkan sebuah barang yang belum ada BPKB, maka risalah itu bisa dijadikan dasar untuk pengurusan administrasi kendaraan tersebut ke kepolisian,'' kata Febri.

Lelang KPK yang dijadwalkan berlangsung Jumat 22 September 2017 di Jakarta Convention Center ini menuai kritik dari Panitia Khusus Hak Angket DPR, karena dianggap 'berpotensi melanggar hukum pidana'.

Menjual kendaraan tanpa surat-surat dinilai Pansus 'sama saja dengan menjual mobil bodong'.

Lelang ini diatur UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, pasal 18 ayat 2.

Hak atas foto BBC Indonesia
Image caption Para peserta lelang berasal dari berbagai latar belakang. Ada peserta lelang yang berprofesi sebagai mekanik modifikasi motor dan mengincar motor Kawasaki.

Yang dilelang antara lain dua mobil mewah yang disita dari politisi Partai Gerindra Mohammad Sanusi, yakni mobil Jaguar warna hitam metalik dan Audi A5. Sanusi adalah terpidana kasus suap reklamasi Jakarta yang divonis 10 tahun penjara.

Mobil Jaguar milik Sanusi sempat ramai dibicarakan tiga tahun lalu. Saat dipakai Sanusi dan istri untuk menghadiri pelantikan anggota DPRD DKI Jakarta di Kebon Sirih. Ketika itu, Sanusi berujar kepada wartawan, ''Yah memang sehari-hari pakai itu. Apakah ada yang salah?''

Sedangkan mobil Audi A5 dibeli Sanusi untuk istrinya, Evelyn Irawan.

Oleh KPK, Jaguar keluaran tahun 2013 tanpa BPKB tersebut dilelang dengan harga awal penawaran Rp1.140.420.000. Harga on the road saat pertama dipasarkan mencapai Rp3,1 miliar.

Dalam lelang kali ini, ikut dijual juga mobil tanpa STNK merek Jeep Wrangler keluaran 2007 milik eks Kakorlantas Irjen Djoko Susilo, terpidana kasus korupsi simulator SIM.

Hak atas foto BBC Indonesia
Image caption Petugas mencocokkan data peserta lelang barang sitaan KPK di Jakarta Convention Centre, Jumat (22/09).

Dukung KPK

Agung, salah seorang peserta lelang barang-barang sitaan KPK, mengaku berminat mengikuti lelang dalam rangka mendukung KPK.

"Tentu saja ini salah satu semangat kami dalam rangka mendukung KPK agar tercipta Indonesia yang bersih, Indonesia yang baru, Indonesia yang sangat friendly untuk pengusaha."

Menurut Agung, prosedur yang dia jalani untuk mengikuti lelang KPK ini sangat mudah.

Dari situs lelang KPK diterbitkan verifikasi KTP sama NPWP, kemudian diberikan instruksi untuk membayar jaminan ke Bank BNI. Setelah itu peserta lelang mendapat tiket untuk ikut lelang. Dia kemudian datang ke Jakarta Convention Center dan mendapat papan peserta lelang.

Pada lelang sesi pertama, terjual sejumlah barang negara yang berasal dari gratifikasi. Mulai dari cukuran janggut merek Philips, alat pembersih kuku, tenun khas Kendari, iPad Mini sampai koin seberat 28 gram.

Sedangkan yang dilelang pada sesi dua, sesudah salat Jumat, yakni belasan mobil yang dirampas negara dari terpidana kasus korupsi.

Berita terkait