100 buku yang membentuk dunia kita sekarang

Buku-buku Hak atas foto Howard Timberlake

BBC Culture meminta para pakar di seluruh dunia untuk mengajukan lima cerita fiksi yang menurut mereka membentuk cara pandang atau mempengaruhi sejarah: Mahabaharata dan Ramayana ternyata masuk di dalamnya.

"Saya jarang sekali bertemu orang yang tidak mengetahui bagian-bagian dari kisah ini -tentang seorang lelaki yang tersesat yang tak bisa menemukan jalan pulang sesudah perang... di rumah, perempuannya didatangi kaumlelaki yang ingin meminangnya."

"Ada saja versi tertentu kisah itu yang bisa diceritakan setiap orang, siapa pun, kepada saya. Karenanya bisa dikatakan, (kisah) ini hidup dalam diri mereka." -Tess Taylor, penyair, tentang Odyssey karya pujangga Yunani purba, Homeros.

Bulan April lalu BBC Culture meminta para pakar di seluruh dunia untuk mengajukan lima cerita fiksi yang menurut mereka membentuk cara pandang atau mempengaruhi sejarah.

Kami memperoleh jawaban dari 108 penulis, wartawan, kritikus dan penerjemah dari 35 negara. Mereka memilih novel, kumpulan puisi dan drama dalam 33 bahasa, termasuk bahasa Sumeria, K'iche, dan Ge'ez.

iliad homer Hak atas foto Hulton Archive
Image caption Perang Troya di awal Iliad, puisi epik karya Homeros yang tak lekang oleh waktu.

Odyssey karya Homeros memuncaki daftar itu, disusul Uncle's Tom Cabin karya Harriet Beecher Stowe -yang menunjukkan interpretasi berbeda dari para responden tentang 'kisah yang membentuk dunia'.

Odyssey adalah epos zaman purba yang bisa bertahan dalam perkisahan dari generasi ke generasi, sementara novel Uncle Tom's Cabin yang ditulis Harriet Beecher Stowe tahun 1852 dipandang sebagai 'novel politik pertama yang dibaca luas di Amerika Serikat.

Frankenstein, 1984, dan Things Fall Apart melengkapi posisi lima teratas -yang mencakup dua penulis perempuan (secara keseluruhan ada 23 perempuan di 100 penulis terpilih ini).

Para penulis paling populer di 100 teratas itu adalah Shakespeare, Virginia Woolf, dan Franz Kafka, masing-masing dengan tiga karya.

Di tengah karya-karya klasik terkenal di daftar ini, terdapat pula sejumlah karya yang kurang dikenal secara global. Misalnya Jungle karya Upton Sinclair yang berpengaruh langsung pada pemberlakuan sejumlah undang-undang federal AS terkait keamanan pangan.

Sementara Toba Tek Singh karya Saadat Hasan Manto dipuji sebagai 'karya cerita pendek klasik yang menterjemahkan trauma pemisahan (India-Pakistan) melalui perisiwa-peristiwa pasca partisi berupa pertukaran orang-orang sinting yang melintasi pernbatasan India dan Pakistan."

Ini bukan merupakan daftar yang mutlak sama sekali.

Daftar ini hanya sekadar titik awalan, yang bertujuan untuk memicu percakapan tentang mengapa sejumlah cerita bisa bertahan begitu lama: bagaimana kisah-kisah dan bermilenia sejak karya-karya itu diciptakan dan mengapa berbagi kisah-kisah itu merupakan dorongan manusiawi: sesuatu yang bisa mengatasi perpecahan, mengilhami perubahan, bahkan meletupkan revolusi.

Daftar 100 karya teratas

Daftar ini ditentukan melalui pengumpulan suara, dan disusun berdasarkan jumlah para kritikus yang memilih, lalu berdasarkan angka penilaian dan secara alfabet (urutan 73 hingga 100, kisah-kisah yang terpilih itu bersaing secara sangat ketat).

Judul-judul di sini sebagian dituliskan dalam versi bahasa Indonesia, khususnya yang karyanya sudah pernah diterjemahkan, dengan padanan bahasa aslinya. Sebagian tak dituliskan dalam bahasa Indonesia karena dianggap judul dalam bahasa asli sudah sangat populer, atau terlalu khas.

Tak ada karya penulis Indonesia yang masuk daftar, namun ada sejumlah kisah India kuno yang sudah merupakan bagian dari mitologi Indonesia: Mahabharata dan Ramayana.

  • 1. Odyssey (Homeros, Abad 8 SM)
  • 2. Pondok Paman Tom (Uncle Tom's Cabin, Harriet Beecher Stowe, 1852)
  • 3. Frankenstein (Mary Shelley, 1818)
  • 4. Sembilan Belas Delapan Empat (Nineteen Eighty-Four, George Orwell, 1949)
  • 5. Segalanya Berantakan (Things Fall Apart, Chinua Achebe, 1958)
  • 6. Dongeng Seribu Satu malam (perbagai penulis, abad 8-18)
  • 7. Don Quixote (Miguel de Cervantes, 1605-1615)
  • 8. Hamlet (William Shakespeare, 1603)
  • 9. Seribu Tahun Kesunyian (Cien años de soledad, Gabriel García Márquez, 1967)
  • 10. Iliad (Homeros, abad 8 SM)
Scheherazade Hak atas foto Sophie Gengembre Anderson / Wikipedia
Image caption Scheherazade (lukisan karya Sophie Gengembre Anderson), perempuan yang menjadi pusat dalam Kisah Seribu Satu Malam, mengakali maut dan raja yang lalim dengan dongeng.
  • 11. Tercinta (Beloved, Toni Morrison, 1987)
  • 12. Divinia Commedia (Dante Alighieri, 1308-1320)
  • 13. Romeo and Juliet (William Shakespeare, 1597)
  • 14. Epos Gilgamesh (penulis tak diketahui, sekitar abad 22-10 SM)
  • 15. Serial Harry Potter (JK Rowling, 1997-2007)
  • 16. Kisah Jongos Peremuan (The Handmaid's Tale, Margaret Atwood, 1985)
  • 17. Ulysses (James Joyce, 1922)
  • 18. Para Binatang (Animal Farm, George Orwell, 1945)
  • 19. Jane Eyre (Charlotte Brontë, 1847)
  • 20. Madame Bovary (Gustave Flaubert, 1856)
Epos Gilgamesh telah mengarungi zaman setidaknya selama 4.000 tahun. Hak atas foto The Trustees of the British Museum
Image caption Epos Gilgamesh telah mengarungi zaman setidaknya selama 4.000 tahun.
  • 21. Dongeng Tiga Kerajaan (Sanguozhi Tongsu Yanyi, Luo Guanzhong, 1321-1323)
  • 22. Perjalanan ke Barat (Xīyóu jì, Wu Cheng'en, sekitar 1592)
  • 23. Kejahatan dan Hukuman (Prestupleniye i nakazaniye, Fyodor Dostoyevksy, 1866)
  • 24. Kebanggaan dan Prasangka (Pride and Prejudice Jane Austen, 1813)
  • 25. Batas Air (Shuǐhǔ Zhuàn, dinyatakan ditulis Shi Nai'an, 1589)
  • 26. Perang dan Damai (Voyná i mir, Leo Tolstoy, 1865-1867)
  • 27. To Kill a Mockingbird (Harper Lee, 1960)
  • 28. Wide Sargasso Sea (Jean Rhys, 1966)
  • 29. Kisah-kisah Aesop (Aesop, sekitar 620 hingga 560 SM)
  • 30. Candide (Voltaire, 1759)
Mary Shelly pencipta tokoh Frankenstein. Hak atas foto Getty Images
Image caption Mary Shelly perempuan pencipta Frankenstein, tokoh yang terus menebarkan ketakutan dari masa ke masa.
  • 31. Medea (Euripides, 431 SM)
  • 32. Mahabharata (diyakini ditulis Vyasa, abad 4 SM)
  • 33. Raja Lear (King Lear, William Shakespeare, 1608)
  • 34. Kisah Genji (Genji Monogatari, Murasaki Shikibu, sebelum 1021)
  • 35. Penderitaan Pemuda Werther (Die Leiden des jungen Werthers, Johann Wolfgang von Goethe, 1774)
  • 36. Proses Hukum (The Trial, Der Prozess, Franz Kafka, 1925)
  • 37. Mencari Masa Yang Hilang (À la recherche du temps perdu, Marcel Proust, 1913-1927)
  • 38. Wuthering Heights (Emily Brontë, 1847)
  • 39. Invisible Man (Ralph Ellison, 1952)
  • 40. Moby-Dick (Herman Melville, 1851)
The Tale of Genji Hak atas foto KAZUHIRO NOGI
Image caption Genji Monogatari karya Murasaki Shikibu dianggap sebagai novel modern pertama di dunia, menciptakan karakter yang rumit dan menggunakan ironi dalam penjelasan tentang hidup yang pelik.
  • 41.Their Eyes Were Watching God (Zora Neale Hurston, 1937)
  • 42. Menuju Mercu Suar (To the Lighthouse, Virginia Woolf, 1927)
  • 43. Kisah Nyata Ah Q (Ā Q Zhèngzhuàn, Lu Xun, 1921-1922)
  • 44. Petualangan Alice di Negri Ajaib (Alice's Adventures in Wonderland (Lewis Carroll, 1865)
  • 45. Anna Karenina (Leo Tolstoy, 1873-1877)
  • 46. Heart of Darkness (Joseph Conrad, 1899)
  • 47. Monkey Grip (Helen Garner, 1977)
  • 48. Mrs Dalloway (Virginia Woolf, 1925)
  • 49. Oedipus Raja (Oedipus Rex, Sophocles, 429 SM)
  • 50. Metamorphosis (Franz Kafka, 1915)
Dante Alighieri (1265-1321), pujangga Italian penulis Divinia Commedia pada lukisan sekitar 1286 ini. Hak atas foto Hulton Archive/Getty Images
Image caption Dante Alighieri (1265-1321), pujangga Italian penulis Divinia Commedia pada lukisan sekitar 1286 ini.
  • 51. Oresteia (Aeschylus, abad 5 SM)
  • 52. Cinderella (tak diketahui penulis dan masa penulisannya)
  • 53. Howl (Allen Ginsberg, 1956)
  • 54. Les Misérables (Victor Hugo, 1862)
  • 55. Middlemarch (George Eliot, 1871-1872)
  • 56. Pedro Páramo (Juan Rulfo, 1955)
  • 57. Para Pecinta Kupu-kupu (The Butterfly Lovers, cerita rakyat, berbagai versi)
  • 58. Dongeng-dongeng Canterbury (The Canterbury Tales, Geoffrey Chaucer, 1387)
  • 59. Panchatantra (diyakini karangan Vishnu Sharma, sekitar 300 SM)
  • 60. Memoar Anumerta Bras Cubas (Memórias Póstumas de Brás Cubas, Joaquim Maria Machado de Assis, 1881)
To Kill a Mockingbird Hak atas foto Getty Images
  • 61. The Prime of Miss Jean Brodie (Muriel Spark, 1961)
  • 62. Sang Filantrofi Bercelana Rombeng (The Ragged-Trousered Philanthropists, Robert Tressell, 1914)
  • 63. Nyanyian Lawino (versi bahasa Acholi: Wer pa Lawino, Okot p'Bitek, 1966)
  • 64. The Golden Notebook (Doris Lessing, 1962)
  • 65. Midnight's Children (Salman Rushdie, 1981)
  • 66. Nervous Conditions (Tsitsi Dangarembga, 1988)
  • 67. Pangeran Kecil (Le Petit Prince, Antoine de Saint-Exupéry, 1943)
  • 68. Sang Tuan dan Margarita (Mikhail Bulgakov, 1967)
  • 69. Ramayana (diyakini karangan Valmiki, abad 11 SM)
  • 70. Antigone (Sophocles, 441 SM)
Ramayana
Image caption Sebuah adegan Ramayana alam sebuah manuskrip tua India.
  • 71. Dracula (Bram Stoker, 1897)
  • 72. Tangan Kiri Kegelapan (The Left Hand of Darkness, Ursula K Le Guin, 1969)
  • 73. A Christmas Carol (Charles Dickens, 1843)
  • 74. América (Raúl Otero Reiche, 1980)
  • 75. Di Hadapan Hukum (Vor dem Gesetz, Franz Kafka, 1915)
  • 76. Anak-anak Gabelawi (Awlaadu Haaratena, Naguib Mahfouz, 1967)
  • 77. Il Canzoniere (Petrarch, 1374)
  • 78. Kebra Nagast (kisah rakyat di Afrika, oleh berbagai penulis, 1322)
  • 79. Perempuan Kecil (Little Women, Louisa May Alcott, 1868-1869)
  • 80. Metamorphoses (Ovid, 8 M)
  • 81. Omeros (Derek Walcott, 1990)
  • 82. Satu Hari dalam Hidup Ivan Denisovich (Aleksandr Solzhenitsyn, 1962)
  • 83. Orlando (Virginia Woolf, 1928)
  • 84. Ular Pelangi (dongeng kaum Aborigin Australia, masa penciptaan tak diketahui)
  • 85. Jalan Revolusioner (Revolutionary Road, Richard Yates, 1961)
Le Petit Prince Antoine de Saint-Exupéry Hak atas foto Antoine de Saint-Exupéry
Image caption Antoine de Saint-Exupéry juga melukis sendiri ilustrasi-ilustrasi untuk Le Petit Prince, karyanya yang monumental ini.
  • 86. Robinson Crusoe (Daniel Defoe, 1719)
  • 87. Nyanyian Diriku Sendiri (Song of Myself, Walt Whitman, 1855)
  • 88. Petualangan Huckleberry Finn (The Adventures of Huckleberry Finn, Mark Twain, 1884)
  • 89. Petualangan Tom Sawyer (The Adventures of Tom Sawyer, Mark Twain, 1876)
  • 90. Aleph (Jorge Luis Borges, 1945)
  • 91. Khun-Anup, si Petani Jago Bicara (dongeng rakyat Yunani purba, sekitar 2000 SM)
  • 92. Baju Baru Sang Kaisar (Kejserens nye klæder, Hans Christian Andersen, 1837)
  • 93. Rimba (The Jungle, Upton Sinclair, 1906)
  • 94. Khamriyyat (Abu Nuwas, akhir abad 8 - awal abad 9)
  • 95. The Radetzky March (Joseph Roth, 1932)
  • 96. The Raven (Edgar Allan Poe, 1845)
  • 97. Ayat-ayat Setan (The Satanic Verses, Salman Rushdie, 1988)
  • 98. Cerita Rahasia (The Secret History, Donna Tartt, 1992)
  • 99. Hari Bersalju (The Snowy Day, Ezra Jack Keats, 1962)
  • 100. Toba Tek Singh (Saadat Hasan Manto, 1955)

Anda dapat membaca versi bahasa Inggris artikel ini dalam bahasa aslinya, The 100 stories that shaped the world serta artikel-artikel sejenis di BBC Culture.

Topik terkait

Berita terkait