Sepuluh buku pilihan yang bisa Anda baca di bulan Agustus

10 Novel pilihan bulan Agustus Hak atas foto Javier Hirschfeld

Dari novel di dalam novel sampai thriller sureal yang berlokasi di Kuba, buku-buku berikut ini layak untuk berada di lemari buku Anda bulan ini, kata Jane Ciabattari.

Hak atas foto Farrar, Straus and Giroux

Laura van den Berg, The Third Hotel

Masuki The Third Hotel seperti layaknya memasuki sebuah gerbang dan ikutilah petualangan yang sureal, hidup, namun juga realistis ini.

Claire, yang telah menjanda setelah suaminya, Richard, ditabrak mobil, melanjutkan rencana mereka untuk menghadiri Festival Sinema Amerika Latin Baru di Havana.

Richard, seorang profesor studi film horor, mengagumi karya-karya Yuniel Mata, sutradara Revolución Zombi, film horor pertama yang dibuat di Kuba. Claire menghadiri panel Mata dan kemudian bertemu dengan suaminya "berdiri, tanpa penjelasan", di luar Museum Revolusi.

Van Den Berg menggunakan bahasa, pencitraan, serta struktur sinematis dalam menggambarkan lukisan impresionis akan sebuah pernikahan yang berakhir, seorang perempuan yang pemahamannya akan kenyataan menjadi terganggu, dan sebuah pulau yang tersapu oleh lautan penuh dengan karya seni yang indah, pemandangan luar biasa serta bahaya tak terduga.

Hak atas foto Graywolf

Deborah Baker, The Last Englishmen

Baker menuliskan petualangan John Auden, seorang ahli geologi dan abang tertua dari penyair WH Auden, dan Michael Spender, seorang surveyor dan kakak tertua dari penyair Stephen Spender, dalam sebuah buku yang kaya dengan detail mengagumkan yang diambil dari arsip pribadi.

Keduanya tertarik dengan India dalam masa-masa menjelang akhir Imperium Inggris. Auden adalah orang Eropa pertama yang melihat pemandangan bagian selatan Gunung Everest. Spender adalah orang pertama yang memetakan sisi utara Pegunungan Everest.

Mereka sama-sama menjadi pionir dan pada 1938 sama-sama jatuh cinta dengan pelukis Nancy Sharp (yang saat itu berhubungan dengan penyair Louis MacNeice). Baker menceritakan kisahnya dengan latar tahun-tahun perang perjuangan India untuk merdeka dan kekerasan yang terjadi setelah kemerdekaan pada 1947.

Hak atas foto Akashic Books

Bernice L McFadden, Praise Song for the Butterflies

Abeo Kata yang berusia sembilan tahun menjalani hidup yang menyenangkan di negara imajiner di Afrika Barat, Ukemby.

Ayahnya bekerja di departemen keuangan. Ibunya adalah ibu rumah tangga yang mengurusnya dan adik laki-lakinya, Bibinya, Serafina, datang dari Amerika. Tapi nasib buruk kemudian muncul.

Ayahnya kehilangan pekerjaan. Dia kemudian mengikuti permintaan ibunya untuk membawa Abeo ke kuil di desa agar dia menjalani hidup sebagai trokosi, bekerja menghapus dosa leluhurnya dengan menjadi budak dan pelayan seks.

Abeo dan anak perempuan lain di kuil itu mengalami kekejaman dan luar biasa direndahkan. Lalu rahasia yang berhubungan dengan kelahirannya membuka pintu pada kebebasan setelah 15 tahun, namun pemulihannya adalah hal sulit. McFadden melahirkan kisah yang penuh kasih dan tak terlupakan akan kehilangan dan pengampunan.

Hak atas foto Counterpoint

Valerie Trueblood, Terrarium

Ada 49 cerita di buku ini — dan 30 di antaranya hadir untuk pertama kalinya, dan sisanya sudah diterbitkan lewat koleksi dari para finalis penghargaan cerita pendek internasional Pen/Faulkner dan Frank O'Connor — yang mewakili keunggulan serta luasnya visi Trueblood.

Dia menambahkan sentuhan yang fatal dalam jalan menuju cinta — seorang perempuan dipenjara karena menembak suaminya dengan senjata tugasnya; seorang perempuan yang menikah mencintai suami orang lain, yang sekarat karena kanker.

Trueblood pun menggunakan lapisan waktu; seorang nenek yang mengenang masa mudanya yang romantis dan membantu berbohong ketika polisi datang setelah sebuah pesta ulang tahun anak berusia 14 tahun berakhir rusuh.

Kisah-kisah yang diterbitkan belakangan pun berubah menjadi fiksi flash, penuh dengan intensitas: tiga bulan setelah operasi bypass, sepasang suami istri belajar menari tango; dan teman SMA cantik dari seorang perempuan ditembak oleh suaminya yang cemburu.

Hak atas foto William Morrow

Crystal Hana Kim, If You Leave Me

Kim menuliskan tentang cerita cinta segitiga di jantung novel lintas generasi yang berlatar di Busan pada 1951 yang saat itu menjadi kamp pengungsi di pesisir bagi orang-orang yang tersingkir setelah Korea Utara menginvasi Korea Selatan.

Lee Haenmi, 16, membantu ibunya mengerjakan tugas-tugas rumah tangga dan mengurus adik laki-lakinya yang terkena TBC.

Pada malam hari, dia memakai pakaian almarhum ayahnya dan pergi minum-minum dengan pacarnya, Yun Kyunghwan, dan memperlihatkan sisi petualangnya yang selama ini tak pernah muncul. Karena keluarganya sulit bertahan, Haenmi menikahi Yun Jisoo, sepupu Kyunghwan yang lebih kaya, dan melahirkan empat anak perempuan.

Tapi dia tak pernah melupakan cinta pertamanya.

Dengan kekuatan emosional yang mengagumkan, Kim menggambarkan kehilangan-kehilangan luar biasa yang terjadi pada masa perang, tekanan akan perubahan budaya, dan hancurnya pernikahan dalam seperempat abad.

Hak atas foto Algonquin

D Wystan Owen, Other People's Love Affairs

Lewat 10 cerita yang saling terhubung, Owen membahas tentang "semesta cinta manusia" lewat perspektif berbagai karakter yang tinggal di desa Glass, yang terletak di pinggir pantai.

Eleanor tahu tentang ibunya yang hilang, yang "kadang-kadang gila", dari kisah Wen, seorang pemulung di desa itu; mereka sama-sama "pejalan di jalan yang sepi".

May Valentine, seorang penyanyi jazz di Blue Parrot, dan seorang orangtua tunggal, mengungkap rahasia tentang remaja perempuannya. Kenneth dan mantan istrinya telah cerai selama 17 tahun, tapi dia tetap menjadi dokter giginya.

Erma sedih saat Violet, yang sudah tinggal bersamanya selama 20 tahun, meninggal, dan dia terganggu saat tahu soal laki-laki yang dulu sempat hadir di hidup Violet. Dia merasa hubungan mereka tak seperti "kisah cinta orang lain". Sebuah koleksi cerpen pertama yang dikumpulkan dengan apik.

Hak atas foto Doubleday

Nell Stevens, The Victorian and the Romantic

Nell Stevens mengawali studi PhD di Kings College, London, pada 2013. Tesisnya soal novelis Victoria, Elizabeth Gaskell, membahas tentang pilihan perempuan dan batasan sosial.

Pada 1857, Gaskell meninggalkan suaminya, seorang pendeta di Manchester, setelah terbitnya biografi kontroversial dirinya yang ditulis oleh Charlotte Brontë dan dia pergi ke Roma dengan dua anak perempuannya.

Dalam bulan-bulan perjalanannya di kalangan artistik di sana, yang disebutnya sebagai masa-masa "paling puncak" dalam hidupnya, dia terpesona dengan Charles Eliot Norton, seorang kritikus AS yang usianya 17 tahun lebih muda darinya.

Saat meneliti dan menulis soal Gaskell, Stevens menjalin hubungan cinta putus-sambung dengan Max, seorang teman sekelasnya di Boston University yang kini tinggal di Paris. Sambil menulis tentang kehidupan Gaskell dan mempertanyakan masa depannya sendiri, Stevens menciptakan sebuah percakapan sastra yang menarik.

Hak atas foto Viking

Karen Piper, A Girl's Guide to Missiles

Piper tumbuh besar dikelilingi lokasi pengujian rudal di China Lake Naval Weapons Center, sebuah lokasi rahasia di Gurun Mojave di barat AS.

Lokasi ini dibuat agar para ilmuwan roket di Perang Dunia Kedua bisa merancang dan meledakkan senjata, dan kemudian sesudah perang, area ini meluas sampai lebih dari 400 ribu hektare, dan mengembangkan 75% senjata konvensional untuk militer AS.

Ayah Piper bekerja untuk proyek rudal Sidewinder sementara ibunya mengerjakan proyek rudal Tomahawk. Saudarinya yang tertua bekerja di bidang inventaris, dan segera setelah Piper bisa mengemudi, dia bekerja sebagai sekretaris.

Di rumah, tak ada yang bercerita soal apa yang mereka kerjakan. Lewat memoar unik Piper akan Perang Dingin, dia menulis dari ingatan, dokumen keluarga, wawancara dan arsip rahasia yang sudah di-deklasifikasi untuk mengungkap "program gelap", masa lalu tersembunyi ayahnya, dan berbagai rahasia lain di jantung rumahnya.

Hak atas foto Coffee House Press

Anna Moschovakis, Eleanor or the Rejection of the Progress of Love

Novel pertama dari Moschovakis, seorang penyair peraih penghargaan, ini memiliki nada yang agak absurd.

Dia menjalin dua narasi — sebuah novel tentang Eleanor, yang mendekati 40, dan berpindah-pindah antara "kesendirian yang intens, dan pergaulan yang intens", dan tampaknya terpaku pada sebuah trauma yang tak disebut ("sesuatu yang terjadi") — dan perempuan yang mirip dengan Eleanor dan menuliskan novel itu, serta mendapatkan catatan-catatan dari Adrian, seorang kritikus alkoholik yang banyak diminta hadir di festival-festival.

Laptop Eleanor dicuri, kemudian ditemukan oleh seorang imigran pencari suaka bernama Danny. Moschovakis merunut detail keseharian Eleanor, aktivitas seksualnya, pemikiran serta keraguannya, dan perjalanannya ke Hudson kemudian ke Ethiopia.

Dia memberikan pada kita email penulis dan interaksinya dengan Adrian yang menantangnya meski gagal dalam kehidupan sastranya sendiri. Eleanor adalah sebuah novel yang cerkas, penuh dengan referensi sastra serta filsafat yang provokatif.

Hak atas foto Alfred A Knopf

Ben Marcus, Notes from the Fog

Marcus punya kemampuan unik untuk mengubah kisah-kisah menjadi peringatan dan pertanda.

Dalam koleksi cerita ketiganya yang mengagumkan, dia menulis soal drama keluarga, pengadilan narkoba yang aneh, kekhawatiran yang dekat serta ancaman dari luar.

Martin melihat dengan takut saat anaknya, Jonah, yang baru berusia 10 tahun, berubah menjadi dingin. George mencari Elizabeth, saudarinya yang luar biasa dan seorang mogul penerbangan angkasa luar, setelah ayahnya meninggal dan mendapati bahwa dia tinggal di luar jangkauannya, tapi selalu tahu di mana George berada.

Seorang penyendiri menolak untuk mengevakuasi dirinya dan melihat banjir yang akan datang sebagai kesempatan untuk merencanakan "hal-hal yang tak mungkin diucapkan".

Seorang guru dipecat karena perasaan yang ditimbulkannya pada orang lain, istrinya meninggal akibat kanker dan dia tak lagi punya energi untuk "mengkurasi" pikiran anak-anaknya. "Bukankah ini dunia kita sekarang? Gelisah, ketakutan di rumah kita sendiri. Lumpuh karena ketidakpedulian."


Anda bisa membaca versi asli artikel ini dalam bahasa Inggris di Ten books to read in August di laman BBC Culture

Topik terkait

Berita terkait