Sepuluh film yang harus Anda tonton di bulan Desember

Spider-Man Hak atas foto Getty Images

Selain film keluarga seperti Mary Poppins Returns, film superhero juga meramaikan gedung bioskop di penghujung tahun. Berikut 10 film yang layak Anda tonton di bulan Desember:

Ben is Back

Hak atas foto LD Entertainment

Ben is Back ditulis dan disutradarai oleh Peter Hedges (mendapat nominasi naskah terbaik Oscar untuk film About a Boy) dan dibintangi oleh putranya sendiri, Lucas Hedges (mendapat nominasi Oscar untuk peran pendukungnya di film Manchester by the Sea).

Namun tokoh yang mungkin akan dapat penghargaan untuk film drama independen ini kemungkinan besar adalah Julia Roberts: penonton di Festival Film Toronto memberi tepuk tangan atas aktingnya yang intens sebelum film usai.

Roberts memerankan seorang ibu dari empat anak di pinggiran kota yang salah satu putranya yang berusia 19 tahun melarikan diri dari rehabilitasi dan kembali ke rumah untuk merayakan Natal. Tapi tak semuanya suka akan keberadaannya.

Sanak saudaranya ragu dia akan tetap bersih selama tinggal di kampung halamannya dan ada yang harus dia selesaikan dengan pengedar narkoba lokal.

Menurut review Variety, "seluruh film momen berharga bagi para pemerannya, menghadirkan kesempatan bagi masing-masing karakter untuk berperan tak hanya untuk masa sekarang, tapi kisah rumit yang mereka mainkan dengan Ben di masa lalu, sama halnya dengan kesempatan apa pun yang mereka lihat di masa depan pemuda yang bermasalah ini."

Dirilis pada 7 Desember di Amerika Serikat dan Spanyol, 20 Desember di Italia dan 27 Desember di Portugal.

Free Solo

Hak atas foto National Geographic Documentary Films

Jika momen favorit anda di film Mission: Impossible adalah ketika Tom Cruise bergantung satu tangan di ketinggian, Anda tidak boleh melewatkan Free Solo.

Ini adalah sebuah film dokumenter yang mengisahkan Alex Honnold, pemanjat tebing asal California ketika dia berlatih untuk menjadi orang pertama yang memanjat tebing El Capital di Yosemite — "batu granit setinggi 3200 kaki" tanpa tali atau perlengkapan memanjat.

Film ini mendapatkan tiga penghargaan dari para kritikus di Choice Documentary Awards, termasuk untuk sinematografinya, dan anda bisa melihat alasannya di film: Jimmy Chin, yang menyutradarai film ini bersama istrinya, E Chai Vasarhelyi, harus menggunakan kamera saat mendaki El Capital sendiri - meskipun ia menggunakan peralatan keselamatan.

Catatan sampingan: seperti catatan James Berardinelli dalam ulasannya, Kapten Kirk mencoba prestasi yang sama sulitnya di Star Trek V: The Final Frontier. Dia gagal.

Dirilis 14 Desember di Inggris dan Irlandia.

Roma

Hak atas foto Netflix

Alfonso Cuarón, sutradara handal dari film Children of Men and Gravity, kembali ke akarnya di film Roma, sebuah semi-autobiografi yang sensitif kepada pembantu yang membantu membesarkannya.

Berlatar belakang di Mexico City pada awal 1970-an, drama ini diambil dalam warna hitam-putih yang berkilau, menggunakan pengambilan gambar khas Cuarón yang panjang dan menciptakan ulang periode itu dalam detail yang penuh cinta.

Tidak heran jika film telah menerima pujian setinggi langit di festival. Dalam ulasan bintang lima untuk BBC Culture, Caryn James menyebut Roma "film paling indah dan artistik tahun ini".

Adapun Cuarón, menurutnya, "dia telah mengambil ingatannya sendiri, mengubahnya menjadi fiksi yang mempesona, dan menyerahkannya kepada pemirsa seperti hadiah".

Dirilis 6 Desember di Denmark dan 14 Desember di Hong Kong dan Amerika Serikat

Vice

Hak atas foto Annapurna Pictures

Adam McKay terkenal sebagai sutradara film komedi seperti Anchorman dan Step Brothers, namun kemudian dia beralih pada film dokudrama komedi politis Big Short pada 20115, dan film terbarunya ini memiliki nafas yang sama satirnya.

Vice adalah film biografi Dick Cheney, Wakil Presiden AS yang diyakini telah melakukan banyak pekerjaan George W Bush, dan dengan lantang mendukung waterboarding dan bentuk lain dari "interogasi yang disempurnakan".

Christian Bale menggemukkan badannya untuk memainkan peran utama, dan menghabiskan empat jam di kursi make-up setiap pagi, jadi jangan kaget jika komitmennya memberinya nominasi Oscar keempat.

Namun dengan pemeran bintang yang mencakup Amy Adams sebagai Lynne Cheney dan Steve Carell sebagai Donald Rumsfeld, itu bisa saja peniruan Sam Rockwell yang nakal dari "Dubya" yang mencuri pertunjukan.

Dirilis 25 Desember di AS dan 27 Desember di Yunani

The Image Book

Hak atas foto Cannes Film Festival

Jean-Luc Godard menyutradari tiga film yang termasuk dari daftar 100 besar film berbahasa asing terbaik versi BBC Culture. Ketiganya dirilis di tahun 1960an, namun Godard yang berusia 88 tahun pada 3 Desember, belum letih untuk berkarya meski masa kejayaan New Wave Prancis sudah berlalu.

Film barunya yang menantang, The Image Book, tayang perdana di Festival Film Cannes pada Mei lalu, dimana film itu mendapatkan penghargaan Special Palme d'Or —yang semua orang pasti tahu mengapa penghargaan ini diberikan untuknya.

Sebuah kaleidoskop gabungan klip dari laporan berita dan film lama (termasuk film yang dia sutradarai), film ini adalah tanggapannya atas kegagalan dunia perfilman untuk memproses horor.

Apapun artinya, tulis Bilge Elbiri di The Village Voice, "Anda bisa kehilangan diri Anda di kerumitan dan tekstur edit film yang dilakukan Godard, dengan caranya mencocokkan komposisi, gestur, dan subjek dengan serasi."

Dirilis 2 Desember di AS dan 6 Desember di Portugal.

Mary Poppins Returns

Hak atas foto Walt Disney Studios Pictures

Lebih dari setengah abad setelah film Mary Poppins dirilis, kisah pengasuh yang magis karya PL Travers akan kembali muncul.

Julie Andrews (yang sebelumnya memerankan sang pengasuh) memberikan perannya pada Emily Blunt, sementara Ben Whishaw dan Emily Mortimer memerankan peran pendukung Michael dan Jane, versi dewasa dari dua anak yang dibesarkan Mary.

Film aslinya yang bisa dibilang sempurna, membuat sutradara sekuel ini, Rob Marshall mendapatkan tugas berat. Namun demikian, Dick Van Dyke - kini berusia 92 tahun - muncul di film ini. Akankah aksen cockneynya akan lebih membaik sekarang? dan Akankan Andrews bergabung dengannya di film ini?

Dirilis secara resmi pada 19 Desember

Cold War

Hak atas foto Amazon Studios

Wiktor (Tomasz Kot) adalaha seorang pianis dan komposer; Zula (Joanna Kulig) adalah seorang penyanyi yang namanya dia besarkan. Sejak hari pertama mereka bertemu pada akhir 1950an, mereka tidak bisa melepaskan mata dan tangan mereka satu sama lain, namun hubungan mereka sangat rumit.

Haruskah mereka tetap tinggal di Polandia yang komunis, yang membuat Wiktor yang disponsori pemerintah harus tetap menciptakan lagu-lagu patriotik atau mereka harus berjuang untuk kabur dari negeri tirai baja ke klub jazz di Paris?

Film hitam putih karya Pawel Pawlikowksi ini merupakan kisah komedi-tragis yang menceritakan hubungan keduanya melewati beberapa tahun hanya dalam 84 menit, dan setiap momennya tidak terbuang begitu saja.

Semua pengambilan gambarnya terlihat indah, setiap adegan memiliki perubahan plot dan terdapat banyak lagu-lagu musikal Perang Dingin.

Rebecca Laurence dari BBC Culture memuji "kombinasi yang beracun" dari "gaya retro, penampilan gemilang dan soundtrack yang memukau"

Dirilis pada 6 Desember di Belanda, 14 Desember di Rumania dan 20 Desember di Brasil.

Mortal Engines

Hak atas foto Universal Pictures

Peter Jackson paham betul bagaimana membuat epik fantasi. Sebagai sutradara, akhir-akhir ini dia sibuk dengan They Shall Not Grow Old, kisah dokumenter tentang kehidupan perwira Inggris di Perang Dunia I.

Namun sebagai penulis naskah dan produser, dia mengerjakan Mortal Engines, sebuah petualangan sains-fiksi pasca-kiamat yang diadaptasi dari karya Phillip Reeve.

Sang sutradara, Christian Rivers, adalah salah satu kolaborator terdekat Jackson, yang menjadi penulis naskah The Hobbit dan The Lord of The Rings.

Seorang warga Middle Earth di saga The Lord of The Rings, Hugo Weaving, membintangi film ini sebagai penguasa jahat di masa depan London, yang telah tumbang dan memakai roda, jadi sekarang menyerupai buldoser seukuran gunung. Hera Hilmar dan Robert Sheehan adalah pahlawan muda yang mencoba menghentikannya.

Dirilis mulai 5 Desember

Spider-Man: Into the Spider-Verse

Hak atas foto Sony Pictures Releasing

Bicara tentang benang yang kusut. Spider-Man sekarang menjadi biasa dalam film superhero Marvel yang dirilis oleh Disney (The Avengers, Spider-Man: Homecoming, dll), tetapi Sony masih memiliki hak untuk membuat film tersendiri yang menampilkan Spidey dan karakter pendukung dari komiknya.

Yang pertama adalah Venom, yang keluar pada bulan Oktober, dan selanjutnya adalah Spider-Man: Into the Spider-Verse, salah satu dari beberapa film superhero yang dikemas dalam film animasi.

Untuk membuat hal-hal lebih membingungkan, ide film ini adalah bahwa Peter Parker bertemu beberapa inkarnasi Spider-Man (dan Spider-Woman) dari berbagai alam semesta, termasuk Miles Morales, setengah Puerto Rico, setengah Afrika-Amerika dari Brooklyn.

Jika itu terdengar terlalu tinggi untuk pemirsa yang belum menjadi penggemar superhero, yakinlah bahwa cuplikannya spektakuler, dan film ini diawasi oleh Phil Lord dan Christopher Miller, dalang di balik The Lego Movie.

Dirilis di seluruh dunia pada Desember

Holmes & Watson

Hak atas foto Columbia Pictures Corporation

Aktor mana yang menurut anda pantas memerankan tokoh Sherlock Holmes? Benedict Cumberbatch, Robert Downey Jr, Jonny Lee Miler atau… Will Ferrell?

Ya, Ferrell memakai aksen aksen Inggris yang konyol untuk film yang ditulis dan disutradarai oleh Etan Cohen (pasti tidak akan bingung dengan Ethan Coen), pembuat film Get Hard.

Dengan hanya empat hari untuk menggagalkan rencana pembunuhan Ratu Victoria, detektif terbesar dunia dibantu oleh Dr Watson dari John C Reilly. Jika trailer itu ada apa-apanya, humornya bisa, yah, biasa saja, tetapi penggemar Step Brothers dan Talladega Nights akan senang melihat Ferrell dan Reilly bermain-main lagi.

Dan aktor pendukung Inggris - Ralph Fiennes, Hugh Laurie, Rebecca Hall, Kelly Macdonald, Steve Coogan - pantas berada dalam adaptasi Holmes yang serius.

Dirilis 21 Desember di AS, 26 Desember di Inggris dan Australia, 28 Desember di Bulgaria, Estonia dan Lituania.

Anda bisa membaca versi bahasa Inggris dari tulisan ini di Ten films to watch in December di laman BBC Culture

Topik terkait

Berita terkait