Apakah Anda mewarisi kemampuan menggulung lidah dari orang tua?

menjulurkan lidah Hak atas foto Chris Jackson/Getty Images
Image caption Semua orang bisa menjulurkan lidah namun tidak menggulung lidah.

Sudah lama orang berpikir bahwa kemampuan untuk menggulung lidah anda terkait dengan genetika. BBC Future menemukan bahwa tidak sesederhana itu alasannya.

Berdirilah di depan cermin, buka mulut sedikit dan coba gerakkan sisi lidah Anda ke arah satu sama lain untuk membuat bentuk U. Jika Anda bisa melakukannya, Anda adalah penggulung lidah, bersama dengan 65% dan 81% orang lainnya, yang lebih banyak perempuan daripada laki-laki.

Jika Anda pernah mencoba sebelumnya, kemungkinan dalam pelajaran biologi tentang genetika di sekolah. Saya ingat ketika duduk di kursi yang tinggi di bangku laboratorium, saya berusahauntuk menggulung lidah saya dengan sia-sia , sementara teman saya sepertinya bisa melakukannya dengan mudah.

Alasan kita tidak sama sekali bisa melakukannya, kami diberitahu, karena itu adalah sifat genetik yang sederhana. Anda mewarisi varian gen penggulung lidah atau tidak. Dan jika Anda tidak mewarisinya, Anda tidak akan pernah bisa melakukannya.

Bertekad untuk tidak dikalahkan dengan keterampilan yang tidak ada gunanya ini, saya melewatkan waktu kosong untuk berlatih. Yang mengejutkan saya, akhirnya, saya bisa melakukannya. Ini membuat saya bingung, karena kemampuan yang diturunkan secara genetis bukanlah sesuatu yang seharusnya bisa Anda pelajari.

Alasan saya bisa melakukannya, adalah bahwa gagasan sederhana tentang warisan menggulung lidah adalah sebuah mitos. Namun, sampai hari ini, Anda dapat menemukan teori ini dalam buku teks biologi.

Ahli genetika terkemuka Alfred Sturtevant pada tahun 1940 menyiratkan bahwa menggulung lidah adalah sifat Mendelian, yang berarti bahwa itu diwariskan bukan sebagai perpaduan antara gen orang tua Anda, tapi dari salah satu orang tua Anda. Warna mata, warna kulit dan adanya bintik-bintik dianggap bekerja dengan cara ini (walaupun kita sekarang tahu bahwa ini juga dapat dipengaruhi oleh varian gen lain juga).

Dia mencatat bahwa beberapa anak menolak untuk membuka mulut mereka untuk mengungkapkan apakah mereka dapat melakukannya atau tidak. Dia menduga mereka tidak bisa. Dari mereka yang siap untuk membuka mulut mereka, dia menemukan empat orang bisa menggulung lidah mereka terlepas dari kenyataan bahwa tidak ada dari orang tua mereka yang bisa melakukannya. Meskipun demikian, dia menyimpulkan bahwa penggulungan lidah dikondisikan, setidaknya sebagian, oleh faktor keturunan.

Hak atas foto Chip Somodevilla/Getty Images
Image caption Anda sepertinya dapat berlatih menggulung lidah - meski akan membutuhkan banyak waktu latihan.

Jika ini benar, maka kembar identik, karena keduanya identik secara genetis, keduanya dapat menggulung lidah atau tidak ada satupun yang dapat melakukannya. Namun dalam sebuah penelitian pada tahun 1950-an dari 33 kembar, tujuh pasangan kembar tidak sesuai, satu dapat menggulung lidah dan satunya lagi tidak.

Untuk menghargai Alfred Sturtevant, terkait penelitian ini, dia menyatakan dalam bukunya pada tahun 1965 bahwa menggulung lidah bukanlah kasus Mendelian dan dia merasa "malu melihatnya terdaftar" seperti itu. Tapi itu tidak menghentikan mitos itu diajarkan dan diabadikan di banyak sekolah saat ini.

Untuk memperumit lebih jauh hal itu, beberapa orang sebenarnya tidak dapat diklasifikasikan sebagai oirang yang bisa menggulung atau tidak karena sebagian mereka dapat menggulung satu sisi lidah mereka sedikit, tanpa bisa membuat U penuh.

Anda bisa membantah bahwa menggulung lidah tidak penting. Itu bukan keterampilan yang berguna. Tapi ketidakpentingannya justru alasan membuatnya topik yang menarik untuk studi genetik. Ini bukan sesuatu yang dipraktikkan atau dibahas kebanyakan orang, jadi, saat mempelajarinya, Anda bisa membatasi pengaruh lingkungan yang mempengaruhinya.

Setelah puluhan tahun diteliti, apa yang kita ketahui? Yah, ada kemungkinan beberapa unsur genetik, tapi bukan yang langsung. Bahkan mungkin melibatkan banyak gen atau varian gen.

Nampaknya saya tidak sendirian dalam mempelajarinya melalui latihan. Ketika John McDonald, dari Departemen Ilmu Biologi di University of Delaware, meminta 33 siswa yang tidak dapat menggulung lidah berlatih setiap hari, setelah satu bulan satu orang bisa melakukannya.

Memang itu tidak banyak. Tapi mungkin orang lain juga pernah berhasil. Jika Anda mengajarkan diri Anda untuk menggulung lidah Anda, saya tertarik untuk mendengarnya.

Anda bisa membaca artikel aslinya Do you inherit the ability to roll your tounge? atau artikel lainnya dalam BBC Future

Berita terkait