100 novel terbaik Inggris

Hak atas foto Getty
Image caption BBC Culture memilih kritikus buku dari luar Inggris untuk memberikan penilaian tentang karya-karya sastra Inggris yang terbaik.

Apa yang dilihat orang-orang seantero dunia tentang novel-novel terbaik Inggris? Untuk mendapatkan penilaian kritis kolektif, kontributor BBC Culture Jane Ciabattari memilih 82 kritikus buku, dari Australia sampai Zimbabwe –tetapi tidak satu pun dari Inggris.

Daftar ini tidak memasukkan kategori nonfiksi, drama, puisi naratif atau epik (tidak ada Paradise Lost atau Beowulf), tidak ada kumpulan cerita pendek (tidak ada Morte D'Arthur) –hanya novel, karya penulis Inggris (yang artinya tidak ada James Joyce).

Novel Inggris telah mempengaruhi bentuk penulisan di seluruh dunia selama berabad-abad, jadi kami merasa, adalah penting untuk mendapatkan suatu perspektif global.

Kritikus-kritikus yang kami pilih hidup dan bekerja di berbagai tempat di seluruh dunia, dari Amerika Serikat dan dataran Eropa, hingga Australia, Afrika, Asia, India dan Timur Tengah.

Lainnya adalah pakar sastra, termasuk Terry Castle, Morris Dickstein, Michael Gorra, Carsten Jensen, Amitava Kumar, Rohan Maitzen, Geoffrey O’Brien, Nilanjana Roy and Benjamin Taylor.

Setiap yang berpartisipasi mengajukan sebuah daftar dari 10 novel Inggris. Pilihan mereka teratas, untuk novel yang terbaik, mendapatkan nilai 10. Nilai-nilai itu dijumlahkan dengan pilihan dari yang lain untuk memperoleh hasil akhir.

Para kritikus telah memilih 228 novel. Berikut adalah 100 novel terbaik:

100. The Code of the Woosters (PG Wodehouse, 1938)

99. There But for The (Ali Smith, 2011)

98. Under the Volcano (Malcolm Lowry,1947)

97. The Chronicles of Narnia (CS Lewis, 1949-1954)

Hak atas foto AFP
Image caption Novelis Inggris, Doris Lessing, meraih Nobel Sastra pada 2007.

96. Memoirs of a Survivor (Doris Lessing, 1974)

95. The Buddha of Suburbia (Hanif Kureishi, 1990)

94. The Private Memoirs and Confessions of a Justified Sinner (James Hogg, 1824)

93. Lord of the Flies (William Golding, 1954)

92. Cold Comfort Farm (Stella Gibbons, 1932)

91. The Forsyte Saga (John Galsworthy, 1922)

90. The Woman in White (Wilkie Collins, 1859)

Hak atas foto AFP
Image caption Buku karya penulis Inggris, Hanif Kuresihi, The Buddha of Suburbia (1990), termasuk 100 novelis terbaik Inggris.

89. The Horse’s Mouth (Joyce Cary, 1944)

88. The Death of the Heart (Elizabeth Bowen, 1938)

87. The Old Wives’ Tale (Arnold Bennett,1908)

86. A Legacy (Sybille Bedford, 1956)

85. Regeneration Trilogy (Pat Barker, 1991-1995)

84. Scoop (Evelyn Waugh, 1938)

83. Barchester Towers (Anthony Trollope, 1857)

82. The Patrick Melrose Novels (Edward St Aubyn, 1992-2012)

Hak atas foto AFP
Image caption Peraih Nobel Sastra 2001, VS Naipaul menulis novel A House for Mr Biswas yang diterbitkan pada tahun 1961.

81. The Jewel in the Crown (Paul Scott, 1966)

80. Excellent Women (Barbara Pym, 1952)

79. His Dark Materials (Philip Pullman, 1995-2000)

78. A House for Mr Biswas (VS Naipaul, 1961)

77. Of Human Bondage (W Somerset Maugham, 1915)

76. Small Island (Andrea Levy, 2004)

75. Women in Love (DH Lawrence, 1920)

Image caption Novel karya George Orwell, Animal Farm (1945) telah diterjemahkan ke berbagai bahasa --termasuk bahasa Indonesia.

74. The Mayor of Casterbridge (Thomas Hardy, 1886)

73. The Blue Flower (Penelope Fitzgerald, 1995)

72. The Heart of the Matter (Graham Greene, 1948)

71. Old Filth (Jane Gardam, 2004)

70. Daniel Deronda (George Eliot, 1876)

69. Nostromo (Joseph Conrad, 1904)

68. A Clockwork Orange (Anthony Burgess, 1962)

Hak atas foto AP
Image caption Novel Midnight’s Children (1981) karya Salman Rushdie telah meraih berbagai penghargaan internasional.

67. Crash (JG Ballard 1973)

66. Sense and Sensibility (Jane Austen, 1811)

65. Orlando (Virginia Woolf, 1928)

64. The Way We Live Now (Anthony Trollope, 1875)

63. The Prime of Miss Jean Brodie (Muriel Spark, 1961)

62. Animal Farm (George Orwell, 1945)

61. The Sea (Iris Murdoch, 1978)

60. Sons and Lovers (DH Lawrence, 1913)

Hak atas foto Getty
Image caption Zadie Smith, kelahiran 25 October 1975, merupakan novelis, esais dan penulis cerpen.

59. The Line of Beauty (Alan Hollinghurst, 2004)

58. Loving (Henry Green, 1945)

57. Parade’s End (Ford Madox Ford, 1924-1928)

56. Oranges Are Not the Only Fruit (Jeanette Winterson, 1985)

55. Gulliver’s Travels (Jonathan Swift, 1726)

54. NW (Zadie Smith, 2012)

53. Wide Sargasso Sea (Jean Rhys, 1966)

Hak atas foto Getty
Image caption A.S. Byatt, kelahiran 24 August 1936, memenangkan penghargaan Booker Prize 1990 dan 2008. Surat kabar Times menyebutnya sebagai salah-satu dari 50 penulis terbaik Inggris sejak 1945.

52. New Grub Street (George Gissing, 1891)

51. Tess of the d’Urbervilles (Thomas Hardy, 1891)

50. A Passage to India (EM Forster, 1924)

49. Possession (AS Byatt, 1990)

48. Lucky Jim (Kingsley Amis, 1954)

47. The Life and Opinions of Tristram Shandy, Gentleman (Laurence Sterne, 1759)

46. Midnight’s Children (Salman Rushdie, 1981)

45. The Little Stranger (Sarah Waters, 2009)

Hak atas foto AP
Image caption Hilary Mantel, kelahiran 1952, dikenal melalui karya-karya novel sejarahnya. Dia dua kali meraih Booker Prize, yaitu diantaranya pada 2009 melalui novelnya Wolf Hall.

44. Wolf Hall (Hilary Mantel, 2009)

43. The Swimming Pool Library (Alan Hollinghurst, 1988)

42. Brighton Rock (Graham Greene, 1938)

41. Dombey and Son (Charles Dickens, 1848)

40. Alice’s Adventures in Wonderland (Lewis Carroll, 1865)

39. The Sense of an Ending (Julian Barnes, 2011)

38. The Passion (Jeanette Winterson, 1987)

Hak atas foto Getty
Image caption Dilahirkan di Nagasaki, Jepang, ketika berusia lima tahun, novelis Kazuo Ishiguro ikut pindah bersama keluarganya ke Inggris pada tahun 1960.

37. Decline and Fall (Evelyn Waugh, 1928)

36. A Dance to the Music of Time (Anthony Powell, 1951-1975)

35. Remainder (Tom McCarthy, 2005)

34. Never Let Me Go (Kazuo Ishiguro, 2005)

33. The Wind in the Willows (Kenneth Grahame, 1908)

32. A Room with a View (EM Forster, 1908)

31. The End of the Affair (Graham Greene, 1951)

Hak atas foto huilton archive
Image caption Virginia Woolf (25 Januari 1882–28 Maret 1941) merupakan penulis Inggris sekaligus salah-satu pencetus gerakan sastra modern pada awal abad 20.

30. Moll Flanders (Daniel Defoe, 1722) . Brick Lane (Monica Ali, 2003)

28. Villette (Charlotte Brontë, 1853)

27. Robinson Crusoe (Daniel Defoe, 1719)

26. The Lord of the Rings (JRR Tolkien, 1954)

25. White Teeth (Zadie Smith, 2000)

24. The Golden Notebook (Doris Lessing, 1962)

Hak atas foto Getty
Image caption Pada 2010, Majalah TIME memasukan novel karya Ian McEwan yaitu Atonement sebagai salah-satu novel dari 100 novel terbaik berbahasa Inggris sejak 1923.

23. Jude the Obscure (Thomas Hardy, 1895)

22. The History of Tom Jones, a Foundling (Henry Fielding, 1749)

21. Heart of Darkness (Joseph Conrad, 1899)

20. Persuasion (Jane Austen, 1817)

19. Emma (Jane Austen, 1815)

18. Remains of the Day (Kazuo Ishiguro, 1989)

17. Howards End (EM Forster, 1910)

16. The Waves (Virginia Woolf, 1931)

Hak atas foto huilton archive
Image caption Salah-satu novel termasyhur karya penulis Inggris, Charles Dickens adalah Great Expectations (1861).

15. Atonement (Ian McEwan, 2001)

14. Clarissa (Samuel Richardson,1748)

13. The Good Soldier (Ford Madox Ford, 1915)

12. Nineteen Eighty-Four (George Orwell, 1949)

11. Pride and Prejudice (Jane Austen, 1813)

10. Vanity Fair (William Makepeace Thackeray, 1848)

9. Frankenstein (Mary Shelley, 1818)

8. David Copperfield (Charles Dickens, 1850)

Hak atas foto huilton archive
Image caption Mary Ann Evans (22 November 1819–22 December 1880), adalah penulis Inggris di zaman Victoria yang selalu memakai nama pena George Eliot.

7. Wuthering Heights (Emily Brontë, 1847)

6. Bleak House (Charles Dickens, 1853)

5. Jane Eyre (Charlotte Brontë, 1847)

4. Great Expectations (Charles Dickens, 1861)

3. Mrs. Dalloway (Virginia Woolf, 1925)

2. To the Lighthouse (Virginia Woolf, 1927)

1. Middlemarch (George Eliot, 1874)

Anda dapat membaca artikel ini dalam bahasa Inggris The 100 greatest British Novels di BBC Culture.

Berita terkait