Foto pribadi siapakah yang pertama kali diunggah ke web sosial?

cernette

Sumber gambar, CERN Blake Patterson Flickr

Keterangan gambar,

Foto kelompok band perempuan ini tercatat sebagai foto pribadi pertama yang diunggah ke web.

Pada tahun 1989, Silvano de Gennaro, seorang ilmuwan komputer di laboratorium Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN) di Swiss, memutuskan untuk memulai sebuah festival musik yang masih terus berlangsung sampai sekarang ini. De Gennaro menamai festival itu CERN Hardronic Festival serta mengundang komunitas CERN untuk naik ke panggung serta menunjukkan bakat mereka. Tidak diketahuinya saat itu bahwa festival akan menyebabkan lahirnya sebuah kelompok band perempuan yang fotonya akan menjadi foto pribadi pertama yang diunggah ke web.

Sumber gambar, CERN

Keterangan gambar,

Foto ikonik Cernettes, yang tidak disadari siapa pun saat itu akan menjadi sejarah internet.

Michele de Gennaro, yang kini menikah dengan Silvano, ingat betul mengenai festival pertama itu. Saat itu ia bekerja sebagai sekretaris dwibahasa ketika seorang temannya memberi tahu mengenai festival tersebut. Temannya berencana untuk meminta Silvano menulis sebuah lagu tentang seorang ahli fisika yang ditaksirnya, dan ia ingin Michele bergabungnya di atas panggung.

Maka, Silvano menulis sebuah lagu berjudul Collider, tentang seorang perempuan yang kesepian karena pasangannya bekerja siang malam di – ya, betul – di laboratorium pembentur elektron-positron.

Sanggul tinggi

Sayangnya, ahli fisika yang ditaksir tidak pernah menonton pertunjukan mereka, kata Michelle, karena ia sedang bekerja! “Sayang sekali memang, tapi kami bersenang-senang dan mendapatkan banyak perhatian dari orang lain,” katanya. Dengan itu, lahirlah Les Horribles Cernettes, sebuah kelompok penyanyi perempuan yang bersanggul tinggi, pakaian vintage, dan menyanyikan lagu mengenai fisika!

Sumber gambar, CERN

Keterangan gambar,

Festival Cern Hardronic menyebabkan lahirnya sebuah grup penyanyi perempuan yang fotonya menjadi foto pribadi yang diunggah ke web.

Lynn Veronneau, yang saat itu merupakan pekerja tata usaha riset di CERN, ingat saat pertama melihat Cernettes tampil di sebuah festival di kampus. “Saya ada di sana ketika para perempuan ini tampil dan saya sangat suka!” katanya. Kelompok parodi dengan rambut disanggul tinggi dan pakaian yang mengingatkan pada tahun 1950-an ini, menyanyikan lagu-lagu tentang fisika. Saya pikir 'itu hebat’. Saya sedang belajar opera pada saat itu, dan saya pikir ‘Saya ingin masuk grup itu!’” Setahun kemudian, ia bergabung dengan Cernettes.

Suatu hari, Michele, Lynn, dan anggota Cernettes lainnya sedang berada di belakang panggung di sebuah pertunjukan, dengan tata rias wajah sudah selesai dan siap tampil, ketika Silvano muncul membawa kamera. “Ayo ibu-ibu, beri foto terbaik untuk sampul album,’ kata Silvano. Mereka berpose, memiringkan tubuh dan tersenyum lebar.

Sumber gambar, Blake Patterson Flickr

Keterangan gambar,

Tim Berners-Lee memutuskan menciptakan halaman web untuk semua aktivitas sosial yang ada di CERN dan ia memasukkan juga foto kelompok Cernettes.

Belakangan, ketika Silvano sedang mengurusi foto di komputernya, mengedit latar belakang yang acak-acakan agar foto itu bisa dijadikan sampul album, Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web, masuk ke kantornya. Ketika ia melihat foto itu, ia memberi tahu Silvano bahwa ia harus membuat situs web untuk Cernettes. “Saya tidak tahu apa-apa tentang web saat itu,” kata Silvano. Pekerjaannya waktu itu termasuk menjalankan perangkat lunak di server di CERN. “Saya tidak benar-benar bekerja mengurusi web.”

Tak otomatis

Berners-Lee kemudian memutuskan membuat halaman web untuk semua kegiatan sosial yang ada di CERN dan ia memasukkan foto kelompok di halaman klub musik. Versi foto pertama ini sangat kecil jika diukur dengan standar saat ini. Di saat itu, web masih belum bisa menerima foto dengan ukuran besar. Silvano mengatakan foto itu mungkin hanya berukuran 120X50 piksel. “Itu ukuran sebesar perangko dan perlu kira-kira satu menit untuk muncul di layar.” Karena diperlukan waktu begitu lama untuk muncul, foto tidak langsung tampak di situs web secara otomatis, kita harus mengkliknya untuk memunculkan gambar.

Sumber gambar, iStock

Keterangan gambar,

Foto Cernettes mungkin hanya berukuran 120X50 piksel dan memerlukan waktu sekitar satu menit untuk muncul.

Lewati Podcast dan lanjutkan membaca
Podcast
Dunia Pagi Ini BBC Indonesia

BBC Indonesia mengudara pada Pukul 05.00 dan 06.00 WIB, Senin sampai Jumat

Episode

Akhir dari Podcast

Meskipun foto kelompok Cernettes biasanya disebut sebagai “foto pertama yang diunggah ke internet” hal ini tidaklah sepenuhnya benar. Pertama, karena internet sudah ada sebelum web. Dan karena web dibuat untuk para ahli fisika untuk berbagai data, web itu sering kali menyertakan gambar-gambar ilmiah. Sudah banyak gambar yang ada di web jauh sebelum foto Cernettes muncul di sana. tetapi, foto emapt orang perempuan merupakan foto non-teknis pertama yang diunggah ke web. Foto pertama yang untuk bersenang-senang saja, bukan untuk pekerjaan. “Itulah foto pertama yang membuka web untuk kehidupan,” kata Silvano.

Lynn tidak menyadari sampai kira-kira lima tahun lalu bahwa foto itu memiliki tempat khusus dalam sejarah. Bahkan sampai saat itu pun ia tidak benar-benar memahami kenapa itu penting. “Saya suatu waktu sedang memulai proyek musik besar dan saya ingat mengobrol dengan bagian hubungan masyarakatnya, yang mengatakan, ‘ya ampun, itu sangat bersejarah, kita harus memasukkannya di biodatamu.’” Kini, Lynn menerima dengan baik bagian sejarah ini. “Saya bisa memberi tahu teman dan keluarga saya bahwa saya mendapat kehormatan besar karena secara tidak sengaja foto saya menjadi foto pertama yang diunggah ke web,” katanya.

Ketika ditanya apakah ia merasa bahwa foto itu akan menjadi ikonis, Michelle tertawa. “Tentu saja tidak, tentu tidak, ya ampun.” tetapi ia mengatakan, seperti halnya Lynn, ia kini senang menjadi bagian dari sejarah.

Sumber gambar, iStock

Keterangan gambar,

Ratusan juta foto pribadi kini diunggah ke web setiap harinya, tetapi tentu harus ada yang pertama untuk memulainya.

Sekarang ini anggota Cernettes bertebaran di seluruh dunia. Michele dan Silvano tinggal di Mauritius. Di sana Michele mengajar pilates. Lynn adalah musisi profesional yang mengelilingi dunia dengan kelompok musik jaz-nya. Angela Higney, anggota Cernette yang tampak di bagian kiri foto, kini tinggal di Glasgow, Skotlandia, dan bekerja sebagai pelatih vokal. Collete Marx-Nielsen, perempuan yang mengenakan gaun perak bermanik-manik, tinggal di Prancis. Pada tahun 2012, keempat anggota asli Cernettes mengadakan reuni di CERN, dan kemudian seluruh anggota kelompok lainnya ikut bergabung dengan Cernettes untuk sebuah konser; Lynn mengatakan ia begitu terpana melihat betapa senangnya para penonton. “Tanggapan di konser reuni sangat menakjubkan. Konser itu begitu besar, begitu banyak orang yang datang dan juga banyak orang menonton secara daring – kami menyiarkannya lewat webcast dan lebih dari 2.000 orang menontonnya.”

Memang ada yang sangat spesial mengenai foto pertama Cernettes, kata Michele. “Memang kami kelompok musik pertama yang masuk ke internet. Tetapi juga, kami terlihat sangat cantik dan bagus di foto itu. Saya benar-benar menyukainya.”