Lima tempat yang paling menakutkan di dunia

ladang gas di Turkmenistan Hak atas foto Daniel KreherAlamy
Image caption Ladang gas di Turkmenistan yang terbakar dalam 40 tahun terkahir.

Dari kuil yang dihuni ribuan tikus, sampai pulau yang penuh ular, situs tanya jawab Quora menemukan sejumlah tempat yang paling menakutkan dan membuat bulu kuduk berdiri.

Danau yang penuh dengan kerangka tulang manusia

Hak atas foto SchwikiHuman Skeletons in Roopkund LakeWikipediaCC BYSA 4.0
Image caption Danau di Himalaya dengan tengkorak manusia yang berjumlah sekitar 200 orang.

Pada tahun 1942, penjaga hutan yang tengah berada di seputar Danau Roopkund, India yang terletak pada ketinggian 5.029 meter di Himalaya, menemukan danau es yang penuh kerangka manusia.

Saat musim panas tiba dan es mencair, ratusan kerangka akan terlihat, sebagian masih tampak daging dan rambut.

Apa yang menyebabkan meninggalnya orang-orang ini? Dan mengapa sampai tempat tak berpenghuni di Himalaya menjadi semacam kuburan massal?

Setiap orang, mulai dari penduduk lokal sampai pakar antropologi berspekulasi tentang bagaimana Danau Kerangka ini bisa ada, tulis Varun Ojha.

Teori-teori yang ada muncul mulai dari epidemi sampai tanah longsor dan ritual bunuh diri.

Hak atas foto Abhijeet RaneRoopkund Mystery LakeFlickrCC BY 2.0
Image caption Pada saat musim panas, pengunjung dapat melihat kerangka manusia ini.

Ekspedisi 2004 tidak membuahkan petunjuk apa pun. Kerangka itu berasal dari 200-300 orang dan berasal dari abad ke-9 dan terbagi dalam dua grup, orang dekat dalam satu keluarga, satu suku dan sejumlah kelompok penduduk lokal yang lebih kecil.

Kerangka ini ditemukan dengan cincin, tombak, sepatu kulit dan kayu.

Retak kecil di tulang tengkorak menunjukkan mereka meninggal dengan cara yang sama, akibat benturan di kepala dengan barang bundar dan bukannya senjata.

Semua orang, antara 200 sampai 300 orang, menurut para ilmuwan, meninggal akibat badai es.

Ribuan es sebesar bola kecil menimpa kepala dan bahu para para peziarah dan portir yang berjalan di daerah itu.

Mereka terperangkap di lembah dan tidak ada tempat untuk bersembunyi.

Kematian massal ini masih membuat bingung orang yang datang sampai dewasa ini.

Para pengunjung masih dapat melihat kerangka manusia ini, dan musim panas adalah saat yang tempat untuk melihat tulang belulang di dasar danau pada saat es meleleh.

Pulau dengan ular yang dapat membuat daging meleleh

Hak atas foto Danelocommonswiki
Image caption Racun ular ini dapat menyebabkan daging manusia meleleh.

Pulau Ilha da Queimada Grande di Brasil dilarang untuk dikunjungi.

Alasannya adalah karena pulau yang terletak sekitar 33 km di lepas pantai negara bagian Sao Paulo, penuh dengan ular berbisa.

Pulau Ular, demikian pulau itu disebut, dengan sekitar 4.000 ular Bothrops insularis atau golden lanceheads, adalah spesies yang sangat berbahaya yang terperangkap di pulau itu saat air pasang.

Angkatan Laut Brasil menutup pulau itu pada tahun 1920-an untuk melindungi ular itu dari manusia dan juga melindungi manusia dari serangan ular beracun.

Ular yang disebut kepala keemasan ini bisa tumbuh sampai setengah meter dan racunnya dapat membuat daging manusia meleleh.

Menurut perkiraan, ada satu ular untuk setiap meter persegi pulau itu.

“Bisa ular dapat menyebabkan sejumlah gejala termasuk gagal ginjal, matinya jaringan otot, pembengkakan otak dan pendarahan dalam. Hal yang menakutkan tentu," kata Smriti Iyer.

Kuil dengan ribuan tikus hitam yang berkeliaran

Kuil Karni Mata di India, yang menjadi tujuan turis dan peziarah, ini dihargai namun juga menjijikkan. Itu karena kuil Hindu ini penuh dengan ribuan tikus.

Hak atas foto John Bazzano Alamy
Image caption Sekitar 20.000 ekor tikus hitam berkeliaran di Kuil Karni Mata.

Kuil Tikus terletak di padang pasir Rajasthan Thar dengan sekitar 20.000 tikus hitam yang berkeliaran di tempat ibadah ini.

Ribuan pemeluk Hindu dan juga turis mengunjungi kuil setiap tahun. Umat Hindu yang datang ingin mendapatkan berkah dari tikus yang dianggap suci ini.

Menurut legenda lokal, saat anak tiri dewa Hindu Karni Mata tenggelam di danau, ia meminta dewa kematian Yama untuk menghidupkan dia kembali.

Yama memenuhi permintaan itu namun dengan persyaratan anak tirinya itu dan semua kastanya, keluar dalam bentuk reinkarnasi tikus.

Hak atas foto Fulvio Spada Breakfast time Flickr CC BYSA 2.0
Image caption Legenda lokal menyebutkan tikus hitam ini merupakan reinkarnasi dewa.

Tikus-tikus ini disebut 'anak-anak kecil' oleh para peziarah dan penunggu kuil. Binatang pengerat ini sering diberi susu, biji-bijian, serta permen.

Makanan yang dikunyah tikus ini dianggap membawa keberuntungan sehingga para pengunjung sering membawa sisa makanan yang berserakan.

Hak atas foto Don Mammoser Alamy
Image caption Para penjaga memastikan tikus hitam ini mendapatkan makanan dan susu.

“Merupakan pengalaman tersendiri berjalan di kuil dengan tikus-tikus berkeliaran bebas dengan makanan persembahan yang dibawa dan kemudian dibawa pulang kembali, ,” tulis Prayash Giria.

Neraka di Bumi

Inilah ekspedisi ilimiah yang gagal. Pada tahun 1971, sekelompok ilmuwan Soviet membor apa yang mereka perkirakan ladang minyak di tengah padang pasir Karakum Desert, Turkmenistan.

Hak atas foto Tim WhitbyAlamy
Image caption Kesalahan penelitian ilmiah yang menyebabkan terbakarnya ladang gas.

Apa yang ada di bawah tempat pemboran itu adalah ladang gas besar, yang ambruk dan jatuh ke lubang saat para ilmuwan datang.

Untuk mencegah penyebaran gas metan beracun, para ilmuwan membakar lubang itu. Mereka perkirakan gas akan habis dalam waktu beberapa hari atau beberapa minggu.

Hak atas foto Daniel KreherAlamy
Image caption Kawah sedalam 30 meter ini disebut Pintu Neraka.

Itu terjadi empat puluh tahun lalu. Saat ini, kawah sebesar 70 meter sedalam 30 meter masih terbakar dan lumpur mendidih itu dinamakan penduduk setempat 'Pintu menuju Neraka'.

Hak atas foto Tim Whitby Alamy
Image caption Ladang gas ini diperkirakan akan terus terbakar.

“Tampaknya lubang api itu akan tetap terbakar,” tulis Aditya Basu. Namun tetap saja, puluhan ribu orang mengunjungi Neraka Bumi ini, sebagian di antaranya malah menginap di dekat ladang gas ini.

Pulau boneka hantu

Taman apung Meksiko yang disebut Isla de las Munecas menjadi tempat yang menakutkan setelah terjadi kecelakaan.

Hak atas foto Esparta PalmaI see dead dolls Flickr CC BY 2.0
Image caption Kecelakaan fatal seorang anak perempuan menyebabkan penjaga pulau menggantung boneka-boneka ini di pohon.

Menurut cerita legenda setempat, seorang anak perempuan tenggelam di sungai kecil Xochimilco di luar kota Meksiko puluhan tahun lalu.

Setelah kematiannya, banyak boneka yang terbawa ke pantai pulau kecil di dekat sungai tempat ia meninggal.

Penjaga pulau, Don Julian Santana Barrera, mulai menggantung boneka-boneka itu di pohon-pohon untuk mengenangnya.

Pulau Boneka ini diperuntukkan “seorang anak perempuan yang nasibnya berakhir dengan suasana aneh,” tulis Rushall Ramtek

Hak atas foto Kevin Flickr CC BY 2.0
Image caption Penjaga pulau Isla de las Munecas mulai menggantung boneka-boneka ini untuk mengenang anak perempuan yang tenggelam.

Selama bertahun-tahun, pohon-pohon ini penuh dengan boneka – yang karena termakan waktu menjadi rusak.

Penduduk setempat mengatakan boneka-boneka ini kemasukan arwah anak perempuan yang tenggelam.

Para saksi mengatakan boneka-boneka ini sering berbisik satu sama lain. Cerita-cerita seperti ini membuat banyak orang berkunjung ke pulau itu.

Cerita ini belum berakhir di sini. Sekitar 50 tahun setelah mengumpulkan boneka dan menggantungkannya di sepuar pulau, Barrera sendiri ditemukan tenggelam di tempat yang sama dengan anak perempuan itu.

Sejak kematian Barrera pada 2001, ratusan pengunjung datang ke taman apung ini, sebagian datang dengan boneka.

Hak atas foto Kevin Flickr CC BY 2.0
Image caption Menurut legenda, boneka-boneka ini tersapu setelah seorang anak perempuan tenggelam.

Baca selengkapnya artikel ini dalam bahasa Inggris, Five of the scariest places on Earth di dunia dan artikel-artikel lain di BBC Travel.

Berita terkait